JOGJA (Joglosemar): Pemerintah Provinsi DIY menawarkan kerja sama pelatihan mengenai pengurusan dokumen dalam pencairan bantuan korban gempa. Hal itu merupakan bagian dari kunjungan Pemprov DIY yang dipimpin Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ke Padang Pariaman, Sumatra Barat beberapa waktu lalu.
Kepala Bagian Humas Biro Umum Setda DIY, Biwara Yuswantana, Selasa (27/10) mengatakan dalam kunjungan kerja Gubernur DIY 24-26 Oktober kemarin, Pemprov DIY tidak hanya memberikan bantuan, namun juga melakukan dialog dengan masyarakat setempat untuk berbagi pengalaman.
“Sultan HB X mengharapkan masyarakat di Sumatra Barat dapat membangun Pokmas (Kelompok Masyarakat). Nantinya dengan adanya Pokmas dapat membangun kebersamaan. Pokmas ini bisa berperan dalam menyalurkan bantuan dan akan mengetahui siapa yang perlu diprioritaskan untuk mendapat bantuan, sehingga tidak menimbulkan masalah,” terangnya, yang turut serta berkunjung ke Sumbar bersama Sultan HB X.
Ditambahkan Biwara, Sultan HB X juga menawarkan kerja sama berupa training singkat terkait pengurusan dokumen dalam pencairan dokumen. Hal itu mengingat adanya sejumlah persyaratan yang rumit dalam mekanisme penerimaan bantuan gempa. “Apakah kerja sama itu dikirim ke sana atau petugas dari Sumbar yang ke Yogyakarta, masih akan dibahas lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu tim relawan asal DIY sendiri sejak diterjunkan ke Padang telah berhasil membangun 21 shelter. Pembangunan shelter itu diakui Biwara menyedot minat dari masyarakat setempat, dan akhirnya banyak permintaan untuk dibangunkan shelter.
Shelter itu berfungsi untuk tempat tinggal sementara dan dibangun dari bahan bangunan sisa gempa yang masih bisa dimanfaatkan. (qds)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




