Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Distribusi BBM Tak Boleh Telat

Kamis, 02/09/2010 09:00 WIB - son

WONOGIRI—Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Wonogiri, Edi Sutopo mendesak agar  distribusi bahan bakar minyak (BBM) diperlancar menjelang Lebaran ini.  Pasalnya, distribusi BBM akan sangat berpengaruh terhadap harga barang-barang di pasar.
“Yang sangat terasa adalah harga bahan-bahan pokok,” ujarnya usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga bahan makanan pokok serta peneraan alat ukur dan timbang di Pasar Kecamatan Bulukerto dan Slogohimo Rabu  (1/9).
Edi Sutopo menegaskan, jika sampai BBM terus menerus telat, dikhawatirkan bakal memengaruhi harga bahan pokok di pasaran. Tak hanya itu, bahan makanan lain juga sangat mungkin mengalami kenaikan.
“Tadi saja pas mau berangkat Sidak, kami kesulitan mendapat bensin. Setelah kami tanya ternyata sudah dua hari pengiriman bensin baru datang pukul 10.00 WIB. Ini terjadi di hampir semua SPBU dari arah Wonogiri ke arah timur. Yang perlu kami tegaskan bukan kelangkaan BBM, tapi tersendatnya distribusi,” jelasnya.
Sementara itu salah satu pemilik SPBU di Kabupaten Wonogiri, Mulyadi mengatakan seringnya SPBU mengalami kekosongan stok, dikarenakan pengiriman yang terlambat dari Pertamina. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran lonjakan permintaan bahan bakar menjelang Lebaran ini.
Dari pantauan selama hampir  dua minggu ini, di SPBU miliknya di wilayah Kecamatan Ngadirojo, hampir setiap hari stok BBM kosong  untuk pagi hari. Sehingga, mau tak mau  bensin eceran menjadi incaran.
“Permintaan yang biasanya hanya 16 ton, sekarang melonjak setengahnya menjadi 32 ton. Penambahan jumlah sudah kami mintakan. Dan di hari H-7 Lebaran, kami minta agar stok terus digelontorkan. Kalau sekarang tersendat, itu karena memang ada lonjakan permintaan secara mendadak,” terangnya.
Alat Ukur
Sementara itu Sidak yang dilakukan bersama Bupati  Wonogiri Begug Poernomosidi di kedua pasar tersebut  tidak menemukan adanya kenaikan harga bahan pokok yang sampai di luar ketentuan. Stok juga melimpah, sehingga tidak ada kekurangan bahan makanan pokok untuk Lebaran mendatang.
“Alat ukur serta timbangan yang kedapatan dipermainkan sudah diminta untuk dikembalikan ke keadaan semula,” ujarnya.
Sedangkan dari  pemantauan Joglosemar di Pasar Wonogiri Kota, harga beras dan kebutuhan pokok lain memang belum ada yang mengalami kenaikan. Harga daging sapi pun tetap seperti saat awal puasa kemarin, yakni Rp 60.000 per kilogram. Namun dari salah satu pedagang lain dinyatakan harga yang naik justru harga gula Jawa.
“Biasanya Rp 6.000 sampai Rp 7.000, sekarang menjadi Rp 10.000 per kilogramnya,” terang Yuli, salah seorang pedagang. (son)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :