Bagi penikmat minuman bersoda, bukan berarti harus menjauhi minuman tersebut secara langsung. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi dampak buruk minuman tersebut terhadap gigi. Dokter Gigi RS PKU Muhammadiyah Surakarta, drg Rani Ramadhani Setiyakso, menuturkan pada saat minum soft drink sebaiknya gunakan sedotan dan sebisa mungkin letakkan di rongga mulut paling belakang. Hal itu bertujuan untuk mengurangi kontak minuman bersoda secara langsung dengan gigi. “Kemudian kalau bisa jangan minum soft drink sebelum tidur. Atau setelah minum soft drink, setidaknya netralkan rongga mulut dengan minum air putih atau kumur-kumur dengan air putih,” tuturnya.
Kemudian, sebisa mungkin jangan minum minuman bersoda langsung dari kalengnya. Pasalnya, perilaku minum langsung dari kaleng akan meningkatkan kontak langsung antara gigi dengan minuman bersoda. “Minum langsung dari kalengnya sangat berbahaya bagi gigi karena kontak langsungnya menjadi dobel. Secara otomatis, seseorang yang minum langsung dari kaleng tidak akan meminumnya dalam sekali waktu. Dengan kata lain, kontak akan semakin sering dan frekuensinya juga sering. Untuk itu mempercepat pengikisan email,” papar drg Rani.
Dikatakan drg Rani, rawat gigi secara benar dengan cara menggosok minimal dua kali sehari saat pagi hari dan sebelum tidur mampu memberikan perawatan gigi yang baik juga. Selain itu, konsumsi susu juga baik bagi gigi. Karena susu mengandung kalsium tinggi dan kelebihan kalsium akan disimpan tubuh dalam tulang dan gigi. “Jika harus minum minuman bersoda pada malam hari, jangan lupa menggosok gigi sebelum tidur. Atau netralkan kondisi rongga mulut dengan minum air putih atau minimal berkumur dengan air putih,” tandasnya.
Triawati Prihatsari Purwanto
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




