KARANGASEM (Joglosemar): Proses rekrutmen CPNS yang akan digelar Pemkot Solo dalam waktu dekat ini, mendapatkan sorotan Dewan. Bahkan Dewan berjanji akan melakukan pengawasan ketat. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kecurangan selama proses penyelenggaraan rekrutmen.
“Walaupun diselenggarakan Pemerintah Provinsi, Pemkot harus ikut berperan agar proses rekrutmen CPNS ini berjalan fair,” terang Wakil Ketua I DPRD Kota Surakarta, Supriyanto, kepada wartawan, Rabu (28/10). Diungkapkan, selain unsur Pemkot, pengawasan juga perlu melibatkan unsur independen, dengan latar belakang akademisi.
Unsur independen dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kecurangan saat proses wawancara. Tahapan ini dinilai cukup rawan terjadi kecurangan mengingat pihak Pemkot mempunyai kuasa penuh untuk menentukan lolos tidaknya seorang pelamar. Namun demikian, secara umum pengawasan diperlukan selama proses rekrutmen berlangsung.
Hasil Tes
Menurut Supriyanto hal-hal yang bersifat titipan atau segala sesuatu yang berpengaruh terhadap hasil tes, harus menjadi kewaspadaan instansi terkait. Di samping itu kewaspadaan juga perlu dilakukan terhadap kemungkinan munculnya calo. “Bila ditemukan calo atau kecurangan harus segera ditindak dengan tegas. Dengan demikian pelamar lain tidak merasa dirugikan,” imbuh dia.
Sementara itu, diungkapkan, terkait penyelenggaraan rekrutmen CPNS ini, Dewan juga akan melakukan pengawasan dan pemantauan secara intensif. Pasalnya jika terjadi kecurangan dampaknya akan berpengaruh terhadap kualitas tenaga kerja yang tidak sesuai standar.
“Tentunya kalau dari Dewan pengawasan intens akan mulai dilakukan pekan depan, seiring dengan berjalannya proses rekrutmen dan terbentuknya komisi di Dewan,” terang Supriyanto. Diungkapkan, nantinya proses pemantauan akan dilakukan melalui Komisi I yang menangani bidang pemerintahan. (cka)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




