Minggu, 12/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Dinas Ngotot Lanjutkan Tawaran HP

Selasa, 09/03/2010 09:00 WIB - yok

SRAGEN—Dinas Pendidikan dan Bupati Sragen Untung Wiyono menegaskan wacana penawaran handphone (HP) canggih ke sekolah terus berlanjut. Sementara, pihak legislatif berencana memanggil dinas pendidikan untuk dimintai klarifikasi.
Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui latar belakang kebijakan sekaligus kukuhnya pendirian Dinas dan Pemkab dalam menggulirkan program itu. ”Segera kami akan merekomendasikan ke Komisi IV untuk memanggil pihak dinas pendidikan untuk diklarifikasi apa alasan menawarkan HP ke sekolah-sekolah. Sebab kami menilai wacana ini lebih banyak unsur bisnisnya daripada kemanfaatannya,” papar Wakil Ketua DPRD Giyanto.
Bupati Sragen, Untung Wiyono mengatakan, dampak positif untuk membantu proses belajar menuju pembelajaran lebih maju menjadi alasan kuat untuk tetap melanjutkan proyek berbau bisnis yang mengundang kontroversi itu. ”HP ini bagus untuk membantu pembelajaran menuju early learning dan pembelajaran home schooling. Jangan dilihat tawarannya tapi efek positifnya dong,” papar Untung, Minggu (7/3) lalu.
Untung memastikan wacana tersebut tetap berlanjut meski menuai kecaman keras dari masyarakat dan DPRD setempat. Saat ini sudah ada nota kesepahaman yang dibuat dengan rekanan pemasok yang tak lain salah satu teknisi yang bertugas di Sragen Technopark.
Dalam waktu dekat program tersebut siap di-launching setelah ada kepastian kesepakatan dengan operator penyedia jaringan. Bahkan, Pemkab. Namun, ia mengisyaratkan untuk tahap awal memang akan diarahkan ke sekolah khusus dan unggulan.
Guna meminimalkan penyimpangan atau penyalahgunaan situs porno akan bekerja sama dengan hacker untuk memblokir situs-situs dan konten yang mengandung bahaya.
Senada, Kepala Disdik Gatot Supadi menambahkan program ini memang berorientasi pada peningkatan mutu siswa. Namun ia menggarisbawahi tawaran itu tidak bersifat wajib. (yok)

 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :