Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Dinamika Pilkada Solo

Rabu, 10/03/2010 09:00 WIB -

Calon peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solo mulai bisa diraba. Hingga penutupan pendaftaran Selasa (9/3) malam, tercatat tiga pasangan yang mendaftarkan diri. Ketiganya adalah pasangan incumbent Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo yang diusung PDIP, pasangan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi yang dicalonkan Partai Demokrat dan Partai Golkar, serta satu pasangan “kejutan” Pifik Muchtar-Swatinawati yang diusung sejumlah partai kecil yang menamakan diri Koalisi Peduli Solo (KPS).
Pasangan terakhir memang mengejutkan karena sebelumnya tidak pernah terdengar atau dimunculkan dalam dinamika politik di Kota Bengawan.
Hingga pendaftaran ini, sebuah tahapan penting sudah dilalui KPU Solo, sebagai penyelenggara Pilkada. Masyarakat Solo juga sudah bisa menilai atau menelaah kemampuan dan track record masing-masing pasangan. Kita sebagai komponen masyarakat, mulai saat ini sudah bisa menelisik lebih jauh, membandingkan mana pasangan yang memang layak memimpin Kota Solo pada lima tahun yang akan datang.
Kita semua pasti sepakat, Solo di masa yang akan datang harus dipimpin oleh pasangan yang mampu membangun kota ini, mengangkat potensi yang dimiliki serta mampu menyejahterakan masyarakat. Untuk itu mulai sekarang, kita semua harus pandai-pandai mencari dan mengumpulkan informasi, kemudian memahami visi dan misi pasangan. Dari situ setidaknya bisa diraba apakah pasangan tersebut memang layak memimpin Solo lima tahun mendatang.
Hal lain yang harus juga kita cermati mulai saat ini adalah mengawal jalannya proses Pilkada sehingga benar-benar berjalan demokratis. Awasi semua potensi tindak kecurangan sehingga Pilkada Solo bisa berlangsung fair. Terakhir, menjadi kewajiban kita untuk menjaga Solo agar tetap kondusif, sepanas apa pun dinamika politik yang terjadi. Serahkan semuanya kepada mekanisme hukum jika terjadi dugaan pelanggaran Pilkada. Solo harus kita jaga bersama, jangan sampai kota yang kini sudah menggeliat ini kembali terpuruk hanya karena sebuah proses politik sesaat. (***)

 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :