Memanfaatkan sebagian ruangan yang ada di rumah untuk menambah pemasukan keluarga memang memberikan keuntungan tersendiri. Seperti yang dilakukan oleh Dewi Isadora sejak tahun 2000 silam. Ibu dengan tiga putra tersebut memanfaatkan lantai dua sebanyak lima kamar untuk dijadikan kost-kostan.
“Kebetulan saya membuka kost-kostan untuk cowok, jumlah kamarnya cuma lima,” terang Dewi Isadora kepada Joglosemar.
Selain itu, di lantai dua atau di samping indekos terdapat ruang terbuka, lalu dimanfaatkan Dewi dan anak bungsunya untuk membuka usaha merangkai bunga. “Kebetulan anak saya itu pandai membuat tulisan-tulisan, lalu saya juga kebetulan bisa merangkai bunga. Maka pada tahun 2005, kami putuskan untuk membuka usaha merangkai bunga,” ceritanya.
Usaha yang digelutinya pun mulai ramai, sehingga hasilnya pun juga dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Saya senang karena banyak yang pesan, sehingga usaha kami sudah banyak yang kenal,” imbuhnya.
Meski rumah Dewi Isadora tersebut sempit, namun tidak menghalangi pemilik rumah untuk membuka usaha di dalam rumah tersebut. Bahkan dengan dibuatnya indekos pun dirinya tidak merasa terganggu dengan keberadaan anak-anak kost. “Mereka juga tidak terganggu dengan keluarga kami, begitu juga sebaliknya keberadaan mereka juga tidak mengganggu kami,” ujar Dewi.
Hal tersebut dikarenakan untuk indekos dan untuk membuat karangan bunga berada di lantai dua. Sedangkan untuk kamar tidur Dewi beserta keluarga berada di lantai satu. “Dengan begini sehingga kita bisa membuka peluang usaha di dalam rumah,” tandasnya. (dui)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







