Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Diburu!!! Ponsel Pintar dengan Jejaring Sosial

Minggu, 09/05/2010 09:00 WIB - Cisilia Perwita Setyorini

Sebuah smartphone akan sukses jika mampu menyajikan kemudahan akses fitur yang paling sering dimanfaatkan pengguna. Selain jejaring sosial, pengguna smartphone juga perlu Instant Messaging (IM), internet, dan multimedia.
Popularitas jejaring sosial mendorong para produsen smartphone merilis smartphone jejaring sosial. Para produsen berharap, kehadiran smartphone jejaring sosial dapat mendongkrak volume penjualan produk sehingga pangsa pasar masing-masing produsen pun meningkat.
Para vendor pun berlomba-lomba untuk menyuguhkan fitur yang lengkap. Tak hanya aplikasi IM dan web browsing tetapi di sini yang selalu diburu oleh orang adalah fitur jejaring sosial.
Kedahsyatan dari situs jejaring sosial macam Facebook atau Twitter memang menjadi demam. Menjadi masuk akal pula, ketika produsen handset berlomba-lomba meluncurkan handset. Dan yang menjadi fitur wajib tentu saja jejaring sosial dan multimedia seperti musik, video dan game.
Tak hanya handset produk dalam negeri atau China tetapi juga vendor ber-branded, seperti Samsung, Nokia dan Motorola, atau BlackBerry. Kompetisi pun semakin panas ketika ponsel branded tersebut menawarkan dengan harga yang miring.
Seperti yang dilakukan oleh Nokia, baru-baru ini memperkenalkan tiga produk smartphone baru yang akan dipasarkan beberapa bulan ke depan di Indonesia. Handset yang akan dipasarkan itu seperti C3 dengan harga murah sekitar Rp 1.100.000.
Handset dengan jejaring sosial memang saat ini menjadi idola. Terbukti dengan penjualan smartphone global meningkat 50 persen. Dari 35,9 juta unit yang terjual pada kuartal I-2009, angkanya kini mencapai 54 juta unit pada kuartal I-2010. Pertumbuhan ini merupakan pertumbuhan terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Pesat
Peningkatan penjualan smartphone tersebut terungkap dari laporan yang dirilis MarketWatch. Diperkirakan, beberapa faktor pendorong laju penjualan smartphone adalah menariknya subsidi yang ditawarkan operator, kompetisi antarvendor, dan maraknya model yang harganya terjangkau.
“Ini merupakan periode terbaik selama hampir tiga tahun terakhir, dan pasar smartphone telah menyelamatkan industri handset dari resesi,” kata Tom Kang, Director Strategy Analytics, seperti Vivanews kutip dari MarketWatch.
Perburuan smartphone dengan fitur wajib seperti jejaring ini akan semakin meningkat. Karena menurut laporan terpisah dari firma riset International Data Corp (IDC) mengungkapkan, jumlah pengguna internet di dunia pada 2009 siap melampaui 1,6 miliar orang, alias lebih dari seperempat jumlah populasi Bumi.
IDC memperkirakan, jumlah itu akan terus bertambah sehingga pada 2013 pengguna internet di dunia akan menembus angka 2,2 miliar orang, alias lebih dari sepertiga populasi Bumi.
IDC mencermati, jumlah pengguna internet di dunia meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir berkat kehadiran teknologi internet seluler. Jumlah pengguna internet seluler sendiri di dunia pada 2009 diperkirakan mencapai lebih dari 450 juta orang. IDC memperkirakan, jumlah itu akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada akhir 2013.
"Jumlah pengguna internet seluler benar-benar meledak dalam beberapa tahun terakhir. Berkat peningkatan ketersediaan informasi dan layanan, internet seluler telah mengubah kehidupan pribadi maupun profesional dari penduduk Bumi," ujar Chief Research Officer IDC John Gantz.
IDC mengungkapkan, penggunaan internet seluler bertumbuh lebih pesat daripada internet kabel karena internet seluler memang memungkinkan pengguna mengakses informasi di mana pun berada, tanpa harus menghubungkan gadget mereka ke kabel.
"Dalam beberapa tahun mendatang, cara manusia berinteraksi dengan internet akan benar-benar berubah. Ketika manusia semakin menyatu dengan internet, maka batas antara kehidupan pribadi dan kehidupan profesional akan semakin kabur karena orang bisa bekerja di mana saja," tutur Gantz. (Cisilia Perwita Setyorini)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :