Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Di Dasar Klasemen, Persis Terdegradasi

Selasa, 23/03/2010 09:00 WIB - tqu

SOLO—Persis Solo melepaskan kesempatan terakhirnya untuk bertahan di Divisi Utama. Dengan kekalahan 0-2 dari Persidafon Dafonsoro, Senin (22/3) di Stadion Manahan Persis dipastikan akan terdegradasi dari Divisi Utama.
Dengan menyisakan satu laga tandang Persis Solo hanya mengantongi 10 poin, dan selisih jauh dibandingkan dengan tim di atasnya, Persikota Kota Tangerang dengan 17 poin dan menyisakan dua kali pertandingan. Dengan kegagalan ini, pelatih Persis Solo, Isman Jasulmei meminta maaf  kepada pendukung setia Persis Solo, Pasoepati karena tidak bisa mengangkat Persis Solo dan menyelamatkannya dari jurang degradasi. “Selain itu, ini akan menjadi pembelajaran bagi saya untuk ke depannya,” terang Isman.
Persis Solo yang tampil menekan pada awal pertandingan sebenarnya berhasil menahan Persidafon hingga babak pertama berakhir.

Namun Nova Zaenal dan kawan-kawan yang secara materi kalah dibandingkan dengan Persidafon gagal mengamankan gawang Laskarsambernyawa ini pada babak kedua pertandingan.
Gol pertama disumbangkan oleh pemain tengah Persidafon, Elie Aiboy di menit ke-55. Kiper Persis, Johan Setiawan pun terkecoh dan tidak mampu menahan laju bola yang ditendangkan oleh mantan pemain Timnas Indonesia itu.
Sementara itu, di menit ke-66, striker asing Persidafon, Carlos Raul berhasil mengukuhkan posisi Persidafon dengan menambahkan koleksi gol Persidafon menjadi 2-0.
Spirit persis memang terlihat cukup berkilau selama 2 x 45 menit. Persis beberapa kali menciptakan peluang serta sempat berhasil menekan pertahanan para pemain besutan Fredi Mulli itu, namun tampaknya finishing tim kebanggaan Wong Solo ini masih belum sempurna. “Kita kembali gagal memanfaatkan momentum meski  di babak pertama sempat berhasil meredam Persidafon, namun Persidafon lebih bisa memanfaatkan momentum, beginilah jadinya,” tutur Pelatih Persis Solo, Isman Jasulmei.
Permainan terakhir Persis Solo dikandang ini pun mendapatkan sanjungan dari Asisten Pelatih Persidafon, Erenst Pehelerang. “ Dibabak awal, kami sulit mendapatkan peluang dan kami cukup tertekan dengan serangan pemain Persis. Permainan mereka berbeda dengan saat mereka tandang ke laga kami, Desember lalu,” ungkap Erenst.
Secara keseluruhan ia  mengatakan kalau secara keseluruhan permainan berjalan dengan baik. “Kedua tim bermain dengan sportif, dan dari kualitas permainan terjadi perubahan besar pada Persis, dan itu membuat kita sempat kaget di awal-awal,” tuturnya. (tqu)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :