Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

DERBY LONDON

Sabtu, 31/10/2009 20:06 WIB - oke

LONDON (Joglosemar): Arsenal, akan kembali mengedepankan filosofi sepakbola indah kala menjamu rival sekota, sekaligus musuh Bebuyutan Tottenham Hotspur dalam derby London Utara, Sabtu (31/10) malam WIB. The Gunners wajib menuai tiga angka demi mempertahankan peringkat tiga dari Tottenham yang kalah dalam torehan gol sekaligus menjaga gengsi di hadapan masyarakat London.
Kapten Arsenal, Cesc Fabregas menegaskan, timnya tidak akan mengubah gaya permainan demi mengakhiri puasa gelar selama empat tahun terakhir.
Armada Arsene Wenger memang dikenal mengedepankan permainan atraktif di lapangan. Ini tercermin aksi klub London Utara kala meluluhlantahkan Everton 6-1 di laga pembuka Premier League musim ini. Performa impresif itu kembali terulang saat Arsenal menggilas Blackburn Rovers 6-2, beberapa waktu lalu.
Dibekali 13 punggawa yang telah menorehkan 42 gol di kompetisi lokal dan Liga Champions dalam paruh pertama musim, The Gunners adalah salah satu skuad tersubur di Eropa.
Main Cantik
Meski begitu, performa skuad muda Arsenal yang terbilang labil gagal mengantarkan mereka merengkuh trofi bergengsi sejak 2005 silam. Sejumlah pengamat menilai, gaya permainan Arsenal yang cenderung menyerang membuat lini pertahanan rapuh.
Kendati mengaku gerah dengan puasa gelar yang cukup lama, Fabregas dengan tegas membela gaya permainan timnya. Bintang muda Spanyol berkeras, Arsenal mampu meraih trofi dengan mempertahankan permainan cantik.
”Saya tahu kami mampu memenangkan trofi. Saya tidak bisa menerima bahwa kami harus mengubah gaya permainan untuk menang,” cetusnya kepada Sky Sport, Jumat (30/10).
Ia menyangkal bahwa keputusan untuk mempertahankan sepakbola indah  berarti bahwa timnya menomorduakan gelar yang jauh dari mereka selama empat tahun terakhir. ”Trofi memang penting, tapi begitu juga permainan Anda di lapangan,” tandasnya. (oke)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :