SUKOHARJO—Selama bulan Maret 2010, satu orang meninggal akibat serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sementara itu pada minggu kedua dan ketiga di bulan Maret jumlah korban DBD mencapai 132 orang.
Korban meninggal adalah Naswa Nadia (5), warga Waringan Rejo, Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Menurut Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Sukoharjo, Rustiningsih korban meninggal Selasa (16/3) di RS Kasih Ibu Solo, dan setelah diperiksa positif terkena penyakit DBD.
Rustiningsih mengatakan, sebelum meninggal kondisi tubuh bayi sangat panas, namun karena tidak ditangani serius dan sering berpindah-pindah dokter, pendeteksian panas menjadi kurang valid hingga berujung pada kematian.
“Kalau panas lebih tiga hari tidak kunjung sembuh, disarankan pada orang tua untuk memeriksakan pada dokter dan bidan terdekat untuk dilakukan cek di laboratorium untuk mengetahui kondisinya, karena jika tidak, akan bisa terkena DBD,” jelasnya.
Jaga Kebersihan
Rustiningsih mengatakan, dibanding dengan tahun kemarin, pada periode yang sama, jumlah penderita DBD di Sukoharjo naik sekitar delapan orang. Kenaikan tersebut, menurut dia, sudah harus menjadi perhatian bagi semua pihak.
Masyarakat diminta untuk tidak bosan melakukan pencegahan terhadap penyakit DBD terutama dengan gotong royong melakukan abatisasi dan pemusnahan sarang nyamuk (PSN).
“Dengan adanya korban meninggal ini, kami menyarankan masyarakat Sukoharjo agar selalu menjaga kebersihan. Kita akan melakukan segala upaya untuk menekan jumlah penderita agar tidak bertambah,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Pengendalian Penyakit DKK Sukoharjo, Tutik Karyaningsih mengatakan, untuk menekan angka penularan penyakit DBD, DKK akan melakukan koordinasi dengan Pokja Desa di wilayah epidemis serta dengan dokter dan bidan. Tujuannya agar mereka tidak salah melakukan deteksi dini penderita DBD.
“Untuk saat ini DBD di Sukoharjo belum bisa dikatakan sebagai KLB, karena belum mencapai angka empat kali lipat jumlah penduduknya,” imbuhnya. (mal)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




