Tanaman kumis kucing (Orthosiphon spicatus BBS) sering dianggap sebagai rumput liar. Terlebih untuk seseorang yang belum mengetahui manfaat tanaman kumis kucing tersebut.
Tanaman yang berbentuk semak, dengan tinggi maksimal mencapai 1,5 meter dan wujud batangnya basah itu, ternyata daunnya berkhasiat untuk mengobati sakit ginjal. Daun tanaman kumis kucing berbentuk telur taji, dengan tekstur tepi daun bergerigi kasar. Ketika tanaman tersebut sudah tumbuh tinggi, biasanya tumbuh bunga lengkap dengan benang sari dan putik berwarna putih dan ungu.
Daun kumis kucing berkhasiat mengobati sakit ginjal karena mengandung kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi. Selain itu daun kumis kucing juga mengandung glikosida orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh, terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.
Untuk mengobati infeksi ginjal cuci 30 gram daun segar kumis kucing, dicampur dengan rumput lidah ular. Rebus semua dengan tiga gelas air sampai hanya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring airnya lalu diminum setengah gelas sebanyak dua kali sehari. Ramuan daun kumis kucing memang rasanya pahit saat dikonsumsi. Sehingga kebanyakan penderita sakit ginjal mengonsumsi ramuan kumis kucing dengan menyediakan madu, untuk menetralisasi rasa pahit. (Muhaimin/Berbagai sumber)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







