Buah kecapi sering kita kenal sebagai bahan utama manisan. Buah ini berasa manis, ada juga yang agak masam. Buah ini dapat dikonsumsi langsung, bisa juga dimasak dahulu, seperti untuk produk manisan.
Selain dikonsumsi langsung, layaknya buah biasa, berbagai bagian dari tanaman kecapi, seperti akarnya, ternyata berkhasiat untuk mengobati sakit diare dan penguat tubuh wanita usai melahirkan. Selain itu, rebusan daunnya berkhasiat untuk penurun demam dan serbuk kulit batangnya bisa dimanfaatkan untuk pengobatan cacing gelang
Daun kecapi yang berkhasiat sebagai penurun demam, berbentuk selang-seling, beranak daun tiga helai, bertangkai panjang, dan anak daunnya berbentuk jorong sampai lonjong-bundar-telur.
Untuk membuat ramuan herbal penurun demam dari daun kecapi, cukup sederhana, yakni dengan merebus beberapa helai daun untuk diambil sarinya. Setelah itu bisa dikonsumsi dengan menambahkan madu layaknya meminum jamu tradisional yang lain.
Tanaman kecapi berasal dari Indocina dan Semenanjung Malaya. Tanaman ini sudah menyebar ke India, Indonesia (Kalimantan dan Maluku), Mauritius, dan Filipina. Jarang orang memanfaatkan bagian tanaman kecapi untuk ramuan herbal. Kebanyakan memang yang sering dimanfaatkan adalah buahnya. Selain sebagai bahan manisan, buah kecapi juga sering dipakai untuk bahan selai dan jeli.(Muhaimin/Berbagai sumber)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







