Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Cap Jempol Darah Digalang

Senin, 29/03/2010 09:00 WIB - ant/oke

BANTUL—Puluhan kader muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menggelar aksi cap jempol darah. Aksi ini untuk mengingatkan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang akan memimpin kembali, agar membawa partai ke jalur oposisi.
Selain membubuhkan cap jempol darah, puluhan kader muda partai berlambang banteng bermoncong putih ini juga membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan kepada partai. Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul, Aryunadi menyatakan DPC dan DPD PDIP telah sepakat akan menyuarakan oposisi bagi PDIP dalam kongres di Bali mendatang.
Untuk mewujudkan itu maka DPC, DPD PDP DIY siap untuk menggalang kekuatan dengan pengurus PDIP kota-kabupaten dan provinsi se-Indonesia. “Kami tidak dapat membayangkan jika nantinya PDIP masuk dalam koalisi. Dipastikan tidak akan ada kontrol terhadap pemerintah dan yang dirugikan adalah masyarakat kecil,” ujar Aryunadi, Minggu (28/3).
Lebih lanjut Aryunadi menjelaskan, kain yang telah dicap darah itu akan dibawa ke Kongres PDIP di Bali pada 6-9 April 2010. Aksi itu digagas kader-kader muda yang melihat koalisi hanya akan membuat PDIP tidak kritis.  “PDIP tidak boleh tergiur tawaran jabatan dari pemegang pemerintahan dan tetap konsisten sebagai partai oposisi.”
Sementara itu Ketua DPD PDIP DIY Idham Samawi menegaskan bahwa seluruh DPC Kabupaten dan Kota di DIY juga sepakat untuk menyuarakan partai di luar pemerintah. Pemerintah saat ini dinilai jauh dari tujuan dibentuknya NKRI.
“Berbagai UU yang dibuat justru menyengsarakan rakyat kecil dan menjual berbagai kekayaan alam untuk luar negeri. Kita hanya sebagai penonton,” paparnya. (ant/oke)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :