KARANGANYAR (Joglosemar): Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar mengakui adanya calo yang beraksi setiap kegiatan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berlangsung.
Untuk itu, BKD mengingatkan agar masyarakat waspada karena calo-calo tersebut tidak punya kekuatan sama sekali untuk menjamin peserta CPNS untuk diterima.
Masyarakat diminta waspada terhadap semua tawaran kemudahan lolos sebagai CPNS. Hal itu dipastikan merupakan tindakan dari oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba mencari keuntungan dari momen tersebut.
“Jangan percaya pada tawaran-tawaran seperti itu. Sekarang ada formasinya, tinggal melamar dengan benar sesuai bidang, belajar, ikuti tes, dan tinggal menunggu hasilnya,” ujar Kabid Pengangkatan dan Pengembangan BKD, Agam Bintoro, Jumat (30/10).
Dijelaskan Agam, calo CPNS memang ada, tetapi tidak bisa menjamin yang bersangkutan untuk bisa diterima sebagai pegawai negeri sipil. “Jaminan diterimanya sama sekali tidak ada,” terangnya.
Sistem Berjalan
Hal itu jelas, karena sudah ada sistem yang berjalan, apalagi dalam pelaksanaannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga menggandeng akademisi dari Universitas Indonesia (UI).
Penerimaan nantinya, terang dia, didasarkan pada hasil tes. Namun, kewenangan penerimaan ada pada Bupati. “Sebenarnya UI tersebut hanya pihak ketiga yang dijalin kerja samanya untuk membuat soal. Hasil berdasar tes pelamar, objektifnya begitu. Kewenangan semua ada di Bupati,” terangnya.
Bupati Karanganyar, Rina Iriani juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap calo-calo CPNS yang mungkin muncul di momen seperti itu. “Tidak ada percaloan. Kalau ada pejabat yang terbukti terlibat nyalo, saya akan beri sanksi tegas,” ujar orang nomor satu di Pemkab Karanganyar itu.
Tahun ini, Pemkab Karanganyar akan merekrut 431 CPNS dari jalur umum, yang terdiri atas tenaga pendidik, kesehatan dan teknis lain. Selain melalui jalur umum, juga dilakukan pengangkatan terhadap 282 honorer dan lima orang Sekretaris Desa (Sekdes). (end)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







