Selasa, 22/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Butuh Anggaran Rp 786 Juta Outbond Balekambang Digarap November

Selasa, 27/10/2009 21:57 WIB - dhi

BALAIKOTA (Joglosemar): Dipastikan mulai awal bulan November, pembangunan arena outbond di kawasan Taman Balekambang segera dilaksanakan. Anggaran senilai Rp 786 juta, kini siap dicairkan.  
“Targetnya, awal tahun 2010 sudah bisa dioperasikan. Untuk awal November, kawasan yang nantinya akan dijadikan untuk outbond, terlebih dahulu dibersihkan. Selanjutnya dipasang berbagai alat pendukung untuk outbond, seperti flying fox. Paling lama dua bulan selesai,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Purnomo Subagiyo kepada Joglosemar, kemarin.
Purnomo menambahkan, rencananya pembangunan arena outbond di Taman Balekambang, membutuhkan areal seluas tiga hektare. Selain flying fox, menurutnya, juga dilengkapi sejumlah wahana permainan lain yang tidak kalah menantang seperti permainan ATV (all terrain vehicle) dan wahana permainan air. Keberadaan ATV alias, motor modifikasi beroda empat ini memang saat ini menjadi tren menarik di beberapa tempat wisata di sejumlah daerah.
“Tahap awal ini, kami akan bangun dulu untuk flying fox. Untuk ATV dan wahana permainan lainnya, kami adakan bertahap. Karena anggaran yang dibutuhkan juga tidak sedikit,” katanya.
Masalah biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat untuk bisa menikmati outbond di Taman Balekambang, lanjut Purnomo, saat ini Disbudpar sama sekali belum menemukan formulasi yang tepat. Namun demikian, dirinya menyatakan, sangat mungkin nanti mulai dari tarif wahana outbond dan pengelolaannya akan melibatkan pihak ketiga.  
“Saat ini, kami lebih fokus bagaimana untuk mewujudkan pembangunan outbond ini. Masalah biayanya berapa, terus siapa yang mengelola dan hal-hal teknis lainnya, kami pikirkan kemudian. Tapi mungkin bisa jadi dengan pihak ketiga,” ujar dia. (dhi)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :