Jika selama ini Anda mengenal merk Sanyo sebagai pabrik elektronik rumah tangga, jangan kaget bila nanti menjumpai bus bermerek Sanyo melintas. Hebatnya, bus karya Sanyo itu ramah lingkungan, karena tidak menggunakan bahan bakar minyak untuk mengoperasikannya.
Bus Sanyo itu menggunakan panel surya sebagai sumber tenaganya. Bus tenaga surya ini sengaja diciptakan untuk kampanye efisiensi minyak, sekaligus mengajak warga dunia mulai beralih ke produk ramah lingkungan.
Bus tenaga surya itu, kini sedang dirancang oleh Sanyo yang bekerja sama dengan Ryobi. Bus tenaga surya itu mereka namakan dengan sebutan Bus Solarve. Dikutip Autoevolution, pekan lalu, Bus Solarve merupakan konversi dari bus standar, yang menggunakan tenaga surya untuk menjaga pencahayaan interior dan scrubbers aliran udara. Untuk mengoperasikan bus ramah lingkungan itu, Sanyo melengkapinya dengan panel surya yang diproduksi sendiri.
Bus Solarve oleh Sanyo diklaim sebagai proyek otomotif pertama kali. Kendati demikian, Sanyo mengakui Bus Solarve tidak sepenuhnya bebas emisi, karena bus ini tidak menggunakan kekuatan matahari total untuk dapat melaju. Hanya, bus ini sedikit lebih bersih daripada bus biasa.
Menurut Sanyo, sistem kerja Bus Solarve terletak pada fasilitas alternatif berupa pembangkit listrik yang dapat membantu mengurangi penggunaan bahan bakar. Pembangkit listrik itulah yang diandalkan untuk mengurangi emisi berbahaya yang dilepaskan ke udara. Lebih praktisnya, air scrubber ini juga menyaring udara yang tercemar saat masuk ke dalam bus. Sehingga udara yang ada di dalam bus bebas bakteri.
Menurut CNNGO, air scrubber, atau yang oleh Sanyo disebut dengan Eneloop Air Fresher, dapat membantu menghilangkan 99 persen virus, bakteri dan kotoran dari udara yang masuk ke bus.
Namun belum jelas belum ada kepastian, apakah proyek tersebut akan terus dikembangkan Sanyo. Jika dikembangkan terus, nantinya akan lebih banyak bus yang menggunakan tenaga surya. l
MUHAIMIN|oke|
muhaimin_joglosemar@yahoo.com
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







