Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Bus Lebaran Masuk Jurang

Kamis, 09/09/2010 09:00 WIB - ant

GUNUNGKIDUL—Sebuah bus armada Lebaran 2010 dengan nomor polisi AA 1502 R mengalami kecelakaan di jalur mudik utama Wonosari-Yogyakarta dan masuk jurang karena sopir diduga mengalami kelelahan dan mengantuk.
”Bus dalam keadaan kosong dan hanya berisi sopir dan kondektur menuju arah Yogyakarta setelah menurunkan penumpang di Terminal Daksinarga Wonosari,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Gunungkidul AKP Suryo Hutomo di Wonosari, Rabu (8/9).
Dia mengungkapkan penyebab kecelakaan kemungkinan karena sopir kelelahan dan mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Bus tersebut menabrak tugu pembatas jalan kemudian terperosok ke dalam jurang sedalam 4 meter.
”Bus rencananya kembali ke garasi di Kabupaten Magelang, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta guna mengangkut pemudik Lebaran, namun sampai di Dusun Ngasem Sari, Kecamatan Pathuk bus terperosok ke jurang,” ujarnya.
Dia menyatakan kecelakaan murni karena sopir mengantuk bukan karena faktor lain. ”Sopir dalam keadaan mengantuk bukan dalam pengaruh minuman beralkohol,” katanya.
Sementara itu, sopir bus milik Perusahaan Otobus (PO) Santoso itu, Teguh (46), dan kondektur, Toni (40) keduanya merupakan warga Magelang sekarang sedang diperiksa di Mapolres Gunungkidul.
Benturan
Warga di sekitar kejadian, Wagiman, mengatakan sekitar pukul 4.30 WIB terdengar suara benturan keras yang kemudian diikuti suara kaca pecah. ”Saya baru saja selesai makan sahur tiba-tiba terdengar suara benturan keras dan suara kaca pecah secara berurutan,” tuturnya.
Dia mengatakan sampai di tempat kecelakaan kondisi Bus Santoso itu sudah dalam keadaan terbalik dan kaca bagian depan serta samping pecah. Sementara itu, sopir dan kondektur langsung dibawa ke pos pengamanan terpadu di Kali Pentung. ”Sopir dan kondektur sepertinya hanya mengalami luka memar, tidak sampai luka parah dan langsung dibawa ke Pos Kali Pentung,” tukasnya.
Kejadian tersebut sempat membuat arus lalu lintas di jalan mudik utama Wonosari-Yogyakarta mengalami kemacetan panjang. (ant)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :