KARANGANYAR—Wacana relokasi yang sempat dilontarkan oleh Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Kamis (23/2) kemarin tampaknya tidak sejalan dengan rencana Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih. Pasalnya wacana relokasi menurut Rina tidak bisa dipaksakan dilakukan dalam waktu dekat.
Rina mengatakan bahwa saat ini Pemkab belum melakukan persiapan terutama lahan untuk relokasi ini.“Maunya memang seperti itu tapi di mana tempat relokasi yang memungkinkan. Kita harus menyiapkan lahan yang benar-benar memadai dan jauh dari longsor,” ungkapnya. Selain mempersiapkan lahan, Pemkab juga masih harus menyiapkan dana yang besar untuk relokasi ini.
Dengan keadaan itu, tentu relokasi warga terutama yang terkena bencana tanah longsor dalam waktu dekat belum bisa dilaksanakan, apalagi relokasi tersebut selain membutuhkan proses yang panjang juga dibutuhkan dana yang besar guna membiayai relokasi tersebut.
Rina mengatakan belajar dari kasus longsor di Dusun Mogol Desa Ledoksari Kecamatan Tawangmangu 2007 silam, banyak dari warga yang enggan dan ngeyel tidak mau direlokasi.
Kalau seperti itu tentunya semuanya akan dikembalikan kembali kepada masyarakat. “Lebih baik ditawarkan dulu dan jika sudah ada dana dan memadai tentu bisa saja direlokasi,” jelas dia.
Sebelumnya, Wakil Bupati Paryono dengan optimis akan akan segera memulai program relokasi.
Sari Hardiyanto
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




