WONOGIRI—Bupati Wonogiri, Begug Poernomosidi meminta program pembangunan tidak sampai mengecewakan masyarakat. Dia mengajak seluruh SKPD berjuang demi kesejahteraan rakyat tanpa banyak bergantung pada anggaran daerah, melainkan harus mengupayakan dari sumber-sumber lain.
“Saya juga berharap 14 program strategis dapat segera diterapkan dan dijadikan prioritas pembangunan di tahun 2011. Beberapa program itu antara lain penyelamatan Sub-DAS Keduang (penyelamatan waduk - red), pembangunan Jalan Lingkar Kota Wonogiri dan pembangunan Jalan Lintas Selatan Pulau Jawa,” papar Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2010 di pendapa rumah dinas bupati, Kamis (25/3).
Sementara itu Wakil Ketua DPRD, Hamid Noor Yasin mengatakan, Musrenbang adalah titik awal sekaligus penentu kualitas perencanaan pembangunan daerah. Melalui Musrenbang itu, akan terlihat komitmen bersama dan sinergisitas antara eksekutif dan legislatif.
Musrenbang dilaksanakan sehari dengan menghadirkan narasumber dari tiap SKPD, DPRD, LSM, perguruan tinggi, Bappeda Provinsi, Tim Penyusun RKPD, Tim Penyusun Renja SKPD, Panitia/Tim Anggaran Eksekutif maupun Legislatif.
“Pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran, kemudahan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan melalui hidup yang lestari dan berkelanjutan, pembangunan infrastruktur yang mendukung perekonomian, serta peningkatan pelayanan publik masih menjadi prioritas pembangunan di tahun 2011,” jelas Kepala Bappeda Wonogiri, Pranoto.
Sebagai seorang seniman, Begug membuka acara itu dengan menggelar wayang kulit dadakan. Isi lakon menampilkan dialog antara Prabu Rama dan Hanoman, dan isinya tak jauh dari pembangunan di Wonogiri. Salah satunya, tertundanya pembangunan terminal induk Tipe A di Krisak karena anggaran pembangunan yang semula diperuntukkan bagi Wonogiri, ternyata loncat ke daerah lain. (son)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |




