WONOGIRI—Sukinem (55), petani dari Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Wonogiri mengakhiri hidupnya di tali gantungan. Ia nekat nggantung menggunakan stagen, diduga karena putus asa lantaran penyakit komplikasi yang dideritanya tidak kunjung sembuh.
Jenazah Sukinem pertama kali ditemukan oleh suaminya, Sayar (55) sudah tergantung tepat di atas tempat tidur, Sabtu (27/3) pagi. Stagen diikatkan ke usuk dan sebagai tempat berpijak sebelum menggantung, Sukinem menggunakan sebuah kursi plastik.
Mendapati istrinya meninggal dengan cara tak wajar, Sayar dengan histeris berteriak minta tolong tetangga. Kejadian itu juga langsung dilaporkan ke perangkat desa hingga ke Muspika setempat dan pihak kepolisian.
“Tidak ada bekas luka di tubuh jenazah. Dengan kata lain, ini murni bunuh diri. Ini kesimpulan sementara berdasarkan kondisi yang kami temukan di lapangan,” kata Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto melalui Kasatreskrim AKP Sugiyo. (son)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







