Setelah absen setahun, nama Mark Zuckerberg kembali dimasukkan dalam daftar orang-orang kaya raya. Lebih istimewa lagi, pendiri Facebook, situs jejaring sosial terpopuler itu, masih dianggap sebagai miliarder termuda di tahun ini.
Demikian menurut survei majalah bisnis terkemuka, Forbes, yang dirilis Rabu 10 Maret 2010. Pria lajang 25 tahun itu, kali ini bercokol di peringkat 212 sebagai orang kaya dunia dengan nilai kekayaan 4 miliar dolar AS atau setara Rp 36,8 triliun. Jumlah tersebut naik lebih dua kali lipat dari nilai kekayaan Zuckerberg pada 2008, yang bernilai 1,5 miliar dolar AS.
Menurut Forbes seperti dikutip vivanews.com, kembalinya Zuckerberg dalam daftar bergengsi itu akibat melonjaknya jumlah pengguna Facebook, seiring dengan meroketnya nilai pembelian saham pengelola situs itu.
Dalam 12 bulan terakhir, menurut, jumlah pengguna Facebook meroket 130 persen menjadi 400 juta pengguna.
Tak heran bila Zuckerberg, yang gagal menyelesaikan kuliah di Universitas Harvard, kini dikenal sebagai wiraswasta yang sukses di tengah usia yang masih muda.
Pemilik nama lengkap Mark Elliot Zuckerberg ini meluncurkan Facebook dari asramanya di Universitas Harvard. Situs itu sukses besar. Lima belas hari setelah diluncurkan, lebih dari dua pertiga siswa Harvard mendaftarkan diri di Facebook.
Lantaran di Harvard sukses besar, bersama teman sekamarnya, Dustin Moskovitz, mereka menyebarkan Facebook ke kampus-kampus lain seperti Stanford, Columbia, dan Yale.
Setelah itu mereka merambah ke sekolah-sekolah lain. Pada awal musim panas 2004, Mark dan Dustin sudah berhasil menyebarkan Facebook hampir ke 30 sekolah.
Belum selesai musim panas tahun 2004, programmer muda super inovatif kelahiran 14 Mei 1984 ini bersama Dustin Moskovitz pindah ke Palo Alto. Dengan beberapa teman lain, di sana mereka terus mengembangkan Facebook.
Sampai saat ini Facebook telah memiliki tujuh buah bangunan di Palo Alto, yang disebut oleh Mark Zuckerberg sebagai “urban campus”. Mark Zuckerberg sendiri masih aktif dan bertanggung jawab untuk mengarahkan serta membuat strategi bisnis Facebook. Ia memimpin tim desain, layanan, dan pengembangan teknologi serta infrastrukturnya. (ida)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







