Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

BNI Dominasi TabunganKu

Senin, 22/03/2010 09:00 WIB - qds

SOLO- Sejak diluncurkan 20 Februari 2010 lalu, jumlah nasabah TabunganKu di Solo meningkat signifikan. Dari sejumlah bank swasta dan syariah yang mengikuti program tersebut, BNI dan BNI Syariah tercatat paling banyak merangkul nasabah.
Pjs Pemimpin Kantor Bank Indonesia (KBI) Solo, Yiyok T Herlambang mengatakan sejak diluncurkan, TabunganKu di Kota Solo semakin diminati oleh para nasabah. Bahkan oleh kalangan yang mampu maupun tidak mampu, apalagi tidak dikenakan biaya administrasi.
“Pada 23 Februari lalu, baru ada sekitar 1.035 rekening dengan nominal tabungan Rp 52.650.000, dan dalam perkembanganya setiap laporan pertanggal 5 kami dapatkan hasilnya lagi. Yakni pada 5 Maret lalu telah ada 1.556 rekening dengan total tabungan mencapai Rp 916.194.000 baik di bank umum maupun syariah,” tandasnya, pekan lalu.
Kendati demikian jumlah tersebut barulah laporan dari bank umum dan syariah yang ada di Solo, sementara laporan dari BPR belum masuk.
Ditambahkan Yiyok dari jumlah nasabah TabunganKu tersebut, BNI merupakan bank yang paling banyak diminati oleh nasabah untuk menyimpankan dananya. Yakni sebanyak Rp 214 juta berada di BNI dan Rp 206 juta berada di BNI syariah, disusul kemudian bank swasta yakni Bukopin sebanyak Rp 86 juta dan BCA Rp 71 juta. Untuk BRI, khususnya BRI cabang Kartasura telah berhasil mengumpulkan 133 rekening dengan total tabungan mencapai Rp 13 juta.
Banyak sedikitnya nasabah dari Bank itu diakui Yiyok tak lepas dari  gencarnya pihak bank yang mengikuti program tersebut untuk melakukan sosialisasi dan  jemput bola kepada masyarakat.
”Jemput bola itu sangat efektif untuk mendapatkan nasabah, dan memang harus begitu, apalagi di eks-Karesidenan Surakarta kini ada 59 kantor cabang bank dan 87 BPR/S. Selain itu edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, pelajar juga perlu dilakukan,” pungkasnya. (qds)

 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :