Daun jatuh tak kan jauh dari pohonnya. Mungkin itu pepatah yang cukup menggambarkan sosok dari Direktur PT Griya Abadi, Oma Nuryanto. Profesi ayahnya yang bergelut di bidang jual beli tanah menginspirasi Oma, begitu sapaan akrabnya menjadi developer perumahan. Walaupun saat kuliah mengambil jurusan manajemen, namun Oma akhirnya memantapkan diri di bidang properti.
“Bapak saya dulu usahanya jual beli tanah. Tapi nggak jual bangunan. Kenapa tidak dikembangkan sekalian sekalian dengan bangunannya,” katanya pada Joglosemar akhir pekan lalu.
Diakuinya, hingga saat ini ayahnya masih berpengaruh besar dalam mengembangkan bisnisnya, walaupun tidak secara langsung. Ayahnya masih sering memberikan masukan, saran dan lain-lain.
Untuk mengembangkan usahanya, alumni YKPN Yogyakarta ini merekrut para arsitek untuk membantunya. Diakui, pada awal terjun di bidang properti ini, banyak menemukan kesulitan. “Dulu waktu itu perusahaan kami berupa CV, namanya CV Kalimosodo. Pada awalnya memang ada banyak kendala terutama di birokrasi yang berbelit-belit, seperti izin lokasi serta beberapa kebijakan dari pemeritah,” ujarnya mengenang.
Namun, seiring berjalannya waktu, kesulitan-kesulitan tersebut bisa diatasi. Kuncinya, kata pria yang sudah menekuni 2001 bidang ini sejak tahun 2001 ini adalah tekun dan terus belajar. “Prinsipnya untuk mengembangkan semua usaha adalah diminati, ditekuni dan dijiwai. Yakin pasti jadi,” ujarnya berbagi prinsip hidup.
Selain itu, terus belajar dan sharing dengan orang-orang yang bergerak di bidang properti juga memberi kontribusi yang cukup besar bagi dia. Tren yang sedang berkembang, kebijakan-kebijakan pemerintah, adalah topik yang sering didiskusikan bersama rekan-rekannya.”Kalau sedang ke luar kota, saya juga biasanya menyempatkan waktu untuk melihat-lihat properti yang ada di kota tersebut. Seperti waktu ke Makassar, Surabaya dan Bali, saya sempatkan untuk melihat tren, spek serta konsep perumahan di sana,” ungkap dia.
Sedangkan untuk menarik konsumen, pria yang perusahaannya sudah membangun perumahan di tiga lokasi ini selalu berinovasi membedakan dengan developer lain. Antara lain, dengan konsep yang berbeda, menyiapkan infrastrukturnya dulu. Seperti jaringan listrik, jalan, taman dan pos satpam. (Amrih Rahayu)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |






