JOGJA—Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari kedua diwarnai isu beredarnya bocoran kunci jawaban Bahasa Inggris. Jawaban soal itu beredar melalui SMS (Short Message Service).
”Itu tidak jelas sumber dari mana. Tapi kita imbau pelajar maupun orangtua siswa agar tidak percaya dengan kunci jawaban UN,” kata Ketua Pelaksanan UN Provinsi DIY, Baskara Aji kepada wartawan di kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), Selasa (23/3).
Aji mengatakan berdasarkan pengalaman UN pada tahun-tahun sebelumnya, rumor atau isu tersebut memang juga pernah terjadi. Isunya sama yakni beredarnya kunci jawaban, namun setelah dicek panitia ternyata tidak benar. ”Kalau tahun lalu kunci jawaban yang bohong itu berupa lembaran kertas dan sekarang SMS. Itu tidak benar,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kunci jawaban soal Bahasa Inggris tersebut adalah jawaban untuk lembar soal Bahasa Inggris tipe A atau soal A. Meski demikian untuk mengantisipasi dan tidak menimbulkan keresahan, panitia pelaksana telah melakukan penelusuran. ”Kita akan cocokkan. Apakah kunci jawaban yang beredar itu benar. Tetapi kita yakin itu tidak benar. Kita berharap pada ujian hari ketiga dan keempat besok berjalan lancar.”
Aji menambahkan saat ujian berlangsung siswa tidak diperbolehkan membawa handphone. (dtc)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







