Kejelian Cyntia dalam memilih menu bisa merangkul semua segmen pasar. Mulai dari para remaja, orang dewasa, hingga orang-orang tua. Menu soto dan makanan lainnya rupanya cocok bagi perut semua kalangan.
Tidak hanya dari segi menu. Pemilihan tempat dan dekorasi ruangan pun menjadi kelebihan tersendiri bagi Tosoto ini. Terletak di pinggir jalan besar, restoran Tosoto dibangun dua lantai dengan konsep ruangan terbuka, di mana salah satu sisi ruang sengaja dibuat terbuka sehingga pengunjung bebas menikmati pemandangan sekitar dan menghirup udara segar.
Selain itu, Cyntia juga menyediakan beberapa meja di pinggir jalan lengkap dengan tenda payungnya. Khas kafe-kafe di luar negeri.
Untuk retoran di lantai atas dan meja-meja di pinggir jalan lebih banyak digunakan oleh anak-anak muda. Sedangkan restoran di bagian bawah lebih sering menjadi pilihan orang-orang tua atau keluarga.
“Yang lantai atas juga sering dipakai kalau ada rombongan yang datang. Mungkin mereka lebih merasa leluasa makan di lantai atas sehingga tidak mengganggu tamu-tamu yang lain,” ujar istri dari Dwiyoga ini.
Meskipun baru buka akhir bulan lalu, Tosoto sudah cukup ramai dikunjungi khususnya pda jam-jam sarapan pagi maupun makan siang. Tosoto buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
(Rachmadhani Fitriastuti)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







