SRAGEN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengimbau pengelola SPBU, bengkel, apotek dan tambal ban di sepanjang jalur mudik membuka layanan selama 24 jam selama arus mudik dan balik. Imbauan ini untuk kesiapan kelancaran arus pemudik yang melintasi wilayah Sragen.
“Tidak hanya bengkel dan SPBU, toko onderdil kendaraan dan apotek yang berada di jalur mudik juga kami minta tetap buka dan kalau bisa nonstop 24 jam, ”papar Kepala Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) kepada Joglosemar Rabu (8/9) kemarin.
Sementara, guna memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) selama lebaran, para pedagang diimbau menambah stok dagangannya 10 persen dari stok normal. Imbauan ini juga disampaikan melalui surat edaran ke seluruh pedagang terutama yang ada di pasar induk Sragen.
Pada bagian lain, Adi menambahkan mendekati lebaran Rabu (8/9), pantauan harga sembako di pasaran Sragen mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Seperti beras misalnya hanya naik Rp 200 dari Rp 6.700 menjadi Rp 6.900/kg, mi goreng dari Rp 9.200 menjadi Rp 9.500/kg, gula dari Rp 9.500 menjadi Rp 9.750/kg, dan telur dari Rp 13.850 menjadi Rp 14.000/kg. (yok)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







