BOYOLALI—Bedah rumah milik Bakir (80), warga Dukuh Kedung Gobyak RT 1/RW VIII Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, geger. Pasalnya, saat pembongkaran rumah, ditemukan uang jutaan rupiah.
Kontan saja berita itu menghebohkan warga. Bahkan tersiar kabar, adanya penemuan harta karun. Namun ternyata, uang sekitar Rp 3.454.000 itu milik empunya rumah yang sudah termasuk manusia lanjut usia (Manula) serta mengalami kelumpuhan tersebut.
Bedah rumah diprakarsai oleh sejumlah mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Surakarta yang melangsungkan PKL bulan November lalu. Menurut Athanasia Budi Astuti selaku fasilitator kegiatan, saat itu para mahasiswa menemukan kondisi rumah Bakir yang memprihatinkan.
Bakir yang sudah Manula, sakit sejak lima bulan lalu. Sehingga semua aktivitas dari makan hingga buang air besar maupun kecil dilakukannya di dalam rumah. Akibatnya, selain kotor dan penuh tumpukan sampah, rumah Bakir juga tidak sehat dan diperparah dengan bau tak sedap.
Bahkan sebelum dibedah, Bakir perlu dimandikan dan dibersihkan oleh warga secara bergotong royong. Setelah Bakir dimandikan dan dievakuasi ke rumah tetangga, rumahnya yang penuh dengan tumpukan sampah itu mulai dibongkar warga dibantu mahasiswa dan dosen Poltekkes, serta anggota Koramil Ngemplak.
Kepedulian
Saat dibongkar, ternyata ditemukan banyak uang kertas dan recehan. Saat dihitung, ternyata uang tersebut berjumlah Rp 3.454.000. Bakir yang diberitahukan ada uang di rumahnya, mengaku uang itu miliknya yang disimpan sejak beberapa waktu lalu.
Bahkan menurut dia, uang miliknya itu sekitar Rp 4 juta. Mengetahui hal itu, Danramil Ngemplak, Kapten (Inf) Suyitno mengatakan agar Bakir tenang karena semua akan diuruskan, termasuk mengenai kesehatan Bakir dan rumahnya yang dipugar.
Sementara itu menurut Athanasia, tujuan bedah rumah itu selain untuk pemberdayaan masyarakat, juga memupuk kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Bedah rumah itu menurut dia terealisasi dengan dukungan dari Poltekkes Surakarta Rp 1 juta, Pemerintah Desa Sobokerto Rp 1 juta, Badan Amil Zakat (BAZ) Kecamatan Ngemplak Rp 400.000, serta ditambah dari donatur lainnya. (ono)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







