WONOGIRI (Joglosemar): Bantuan pakaian bekas yang dihimpun oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Wonogiri terbengkalai. Padahal, jumlah pakaian tersebut sebanyak ratusan kardus atau sekitar dua truk.
Hingga kini, bantuan pakaian dari masyarakat Wonogiri tersebut hanya ditumpuk di beberapa sudut kantor Pemkab Wonogiri.
Rencananya bantuan pakaian bekas tersebut akan dikirimkan kepada korban gempa di Padang, Sumatra Barat. Pemberangkatannya dibarengkan dengan bantuan kerangka rumah knock down, Jumat (23/10) lalu.
Namun rencana tersebut tidak dapat terlaksana lantaran tidak adanya transportasi. Kepala Dinas Kesra Kabupaten Wonogiri melalui stafnya, Sumarno mengatakan, bahwa bantuan tersebut sebenarnya akan diselipkan di beberapa kendaraan yang berangkat ke Padang.
Namun nyatanya truk maupun bus penuh dengan muatan, sehingga hingga kini pakaian belum terangkut. ”Sedianya, pakaian kami selipkan di ruang-ruang kosong di truk maupun bus. Namun ternyata jumlah pakaian terlalu banyak dan sudah tak ada ruang tersisa,” jelas Sumarno, Senin (26/10).
Sumarno memperkirakan jumlah pakaian yang menumpuk di Pemkab Wonogiri mencapai ribuan. Dan jika dikepak dalam truk akan mencapai dua truk. (nun)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







