Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Bank Berlomba Kucurkan KPR

Senin, 15/03/2010 09:00 WIB - Rachmadhani Fitriastuti

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah salah satu kredit yang paling diminati. Tidak hanya oleh masyarakat tapi juga lembaga perbankan sebagai penyedia jasa pinjaman. Ada berbagai faktor yang membuat lembaga perbankan berlomba-lomba menyalurkan KPR pada masyarakat. Hal ini tentu saja membuat persaingan pada segmen kredit ini semakin kompetitif.
Salah satu bank yang menaruh perhatian besar pada kredit perumahan adalah PT Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Solo. Kepala Cabang BTN Syariah Solo, Rochmah, mengakui bahwa KPR menjadi salah satu jenis pembiayaan yang “manis” sehingga diperebutkan banyak pihak. Mengapa demikian, ada beberapa alasan yang mendasarinya.
Yang pertama menurut Rochmah, merupakan pembiayaan paling aman dibanding dengan jenis pembiayaan lainnya. Hal ini terbukti pada nilai non performing finance (NPF) atau kredit macet yang relatif kecil.
“Rumah adalah salah satu kebutuhan utama atau kebutuhan primer seseorang. Dalam membelinya pun mereka biasanya sudah melalui pertimbangan dan perhitungan yang matang. Sehingga mereka tidak akan main-main,” ujarnya saat ditemui Joglosemar di kantornya beberapa waktu lalu.
Selain itu, keuntungan dari KPR ini adalah nilai rumah dan tanah yang terus naik dan tidak mungkin turun. Hal ini secara tidak langsung menguntungkan pihak bank karena nilai agunan yang mereka terima terus mengalami kenaikan.
Satu hal lagi yang yang menjadi kelebihan KPR ini adalah bisnis perumahan yang terus berkembang pesat dan tidak ada matinya. Rumah yang sudah menjadi kebutuhan yang tak terelakkan akan selalu dibutuhkan sampai kapan pun. Selama rumah masih dicari orang, itu berarti peluang penyaluran kredit atau pembiayaan perumahan masih terbuka lebar.
Program
Dan segmen pasar lembaga perbankan pada kredit perumahaan pun tidak terbatas pada pembeli rumah sebagai end user tapi juga kepada para kontraktor maupun pengembang.
“Inilah faktor-faktor yang membuat bank milik pemerintah hingga swasta beramai-ramai menyediakan layanan KPR. Kalau dulu mungkin cuma BTN yang concern ke sektor ini, sekarang hampir semua bank melakukan hal yang sama sehingga persaingannya jadi semakin ketat sekalipun pasarnya yang terbuka cukup lebar,” paparnya.
Ditemui terpisah, Assistant Area Sales Manager PT Bank Negara Indonesia (BNI) Divisi Kredit Konsumen Regional Sales Jateng-DIY, Winu Sumarsono, mengakui manisnya bisnis pembiayaan bidang perumahan ini. Maka tidak heran, untuk meraih pasar yang cukup empuk ini BNI mengeluarkan beberapa program, antara lain BNI Griya dan BNI Griya Hokiday.
(Rachmadhani Fitriastuti)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :