JEBRES—Ribuan warga bantaran Bengawan Solo, lega, setelah banjir yang merendam rumahnya sejak Minggu (1/1) malam mulai surut, Selasa (3/1). Tapi, mulai kemarin, warga mulai kekurangan air bersih, setelah sumur-sumur mereka kotor terendam banjir.
Sri Maryati, warga RT 3 RW II, Kelurahan Sewu, Jebres, mengatakan, saat ini warga di sekitar tempat tinggalnya mengeluhkan minimnya air bersih. ”Saat banjir kemarin itu banyak pakaian yang belum sempat kami kemasi. Lha ini mau dicuci tapi air dari sumur tidak ada yang bersih. Warnanya juga keruh,” keluhnya, saat ditemui Joglosemar, kemarin.
Sri mengaku meski saat ini hanya beberapa baju saja yang terselamatkan. Namun dia enggan membersihkan pakaian dan perabotan lain menggunakan air sumur itu. Bahkan untuk keperluan memasak, Sri harus mengambil air bersih dari tetangganya yang tidak aman dari banjir. ”Mau dibersihkan juga percuma. Lha wong airnya juga kotor. Mau minta tetangga juga tidak enak, soalnya membutuhkan air banyak. Paling kalau untuk keperluan dapur, tadi saya minta air dari tetangga,” kata Sri.
Keluhan senada disampaikan Wuri. Meski kesehariannya warga kampung Putat Kelurahan Sewu ini memakai air dari PDAM, namun sejak banjir melanda, air dari PDAM mati. ”Sejak saya kembali ke rumah tadi pagi, air sudah mati. Padahal kami mau langsung bersih-bersih rumah dan pakaian. Takutnya kalau lama-lama seperti bisa menimbulkan penyakit. Selain kotor, kalau sehabis banjir itu semuanya jadi lembab,” katanya.
Dia berharap, air PDAM bisa segera lancar. ”Kalau bisa secepatnya. Sebab ini sudah mendesak. Kasihan warga kesusahan untuk mandi atau untuk keperluan memasak,” katanya.
Sementara itu, kepala urusan saluran air bersih PDAM Jurug, Yudi, mengatakan, untuk sementara ini, air tidak bisa digunakan. Karena kawasan PDAM Jurug juga terendam banjir. Enam pompa air, katanya, rusak akibat kebanjiran. ”Untuk sementara ini, khususnya daerah Solo sebelah timur, terpaksa air PDAM tidak menyala. Karena mesin dan penampung air terendam banjir,” kata Yudi
Yudi mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan agar air PDAM bisa segera mengalir lagi. ”Kami targetkan Kamis bisa mengalir. Namun kalau bisa sebelum itu sudah bisa. Kami harap warga bisa mengerti dan bersabar,” katanya.
Angga Purnama
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







