SOLO—Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Solo (BPPS) hingga saat ini masih dalam proses peng-godog-an baik mengenai tugas dan fungsi maupun struktur kepengurusan. Diharapkan dengan adanya BPPS ini, kondisi bisnis pariwisata di kota ini makin membaik.
“Kita masih berusaha merumuskan mengenai tugas dan fungsi badan promosi ini apakah hanya sekadar melakukan promosi atau juga meng-create produk pariwisata seperti paket-paket perjalanan. Tapi sejauh ini kesepakatannya adalah badan promosi juga akan membuat produk pariwisata,” ujar Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Solo, Budi Sartono, Minggu (20/6).
BPPS ditargetkan bisa terbentuk pada akhir bulan ini atau paling lambat awal Juli mendatang. Menurut Budi selain merumuskan mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab BPPS, saat ini juga tengah di-godog mengenai struktur BPPS dan siapa-siapa saja yang akan mengisinya.
“Selama proses pembentukan ini tetap berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata tapi orang-orang yang nantinya mengisi BPPS adalah para pelaku pariwisata sendiri. Karena mereka lah yang tahu betul kondisi di lapangan, mereka yang membutuhkan, dan mereka pula yang melaksanakan,” jelasnya.
Budi pun menargetkan BPPS ini akan segera terbentuk dalam waktu dekat karena keberadaannya sudah sangat mendesak untuk meningkatkan bisnis pariwisata di Kota Solo.
Terpisah Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Solo, Soeharto, mengatakan saat ini pihaknya bersama sejumlah stake holder lain tengah menyusun pembentukan Tim Sembilan yang bertugas untuk membentuk Tim BPPS.
“Besok kita akan laporan ke Walikota mengenai pembentukan Tim Sembilan ini. Tim ini akan terdiri dari Asita, PHRI, profesional, dan akademisi,” paparnya.
Soeharto pun berharap BPPS bisa segera terbentuk. Kehadiran BPPS diharapakan dapat menjadi solusi dunia pariwisata Solo yang dinilai belum tergarap maksimal dan masih sangat fluktuatif. (nie)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







