KARANGANYAR—Ribuan warga kurang mampu di seputar wilayah Karanganyar antre menerima paket beras zakat di Halaman Kantor Badan Amil Zakat Infaq dan Sadaqah (BAZIS), Selasa (7/9). Antrean warga yang berjubel dan berdesak-desakan sempat pula diwarnai oleh pingsannya salah satu warga.
Berdasar pantauan Joglosemar ribuan warga mulai berdatangan ke tempat pembagian zakat itu sejak pukul 07.00 WIB, meski zakat baru mulai dibagikan pada pukul 08.00. Untuk mendapatkan jatah zakat ini, para warga diharuskan mengantre pada tempat yang disediakan. Namun karena banyaknya warga yang ikut serta sempat pembagian zakat ricuh.
Para warga yang berada di barisan paling belakang mendesak dan memaksa untuk bisa maju ke depan antrean. Akibatnya sejumlah orangtua renta yang ikut serta dalam antrean sempat tergencet-gencet. Bahkan salah satu warga Matesih mengalami pingsan saat berdesakan di dalam antrean.
Beruntung, sejumlah petugas kepolisian dan Satpol PP yang turut hadir dapat menertibkan dan menolong warga yang pingsan. Bahkan, Bupati Karanganyar, Rina Iriani yang hadir juga turut serta membantu menertibkan warga.
Bupati Rina di sela acara menyayangkan pembagian zakat yang dilakukan dengan sistem mengantre tersebut. Menurutnya penyaluran zakat lebih baik secara langsung jemput bola ke lapangan. ‘’Tahun depan ini harus dibenahi, harusnya BAZIS jemput bola menyalurkan ke masyarakat tidak mampu di 17 kecamatan di Karanganyar,’’ tuturnya. BAZIS menurutnya harus bekerja sama dengan para camat, juru penerang dan juru jumput. (tam)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







