BOYOLALI—Setelah sejumlah kawasan di Boyolali dilanda bencana, kali ini enam desa di Kecamatan Andong diterjang angin ribut dan hujan es, Minggu (3/1). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun 315 rumah warga rusak.
Empat desa tersebut adalah Desa Mojo, Kacangan, Pranggong, Kedungdowo, Kunti dan Desa Pakang. Kerusakan paling banyak terjadi di Desa Kacangan, yang mengakibatkan 210 rumah warga rusak. Sedangkan di Desa Mojo 12 rumah rusak, Desa Pranggong 39 rumah, dan Desa Kedungdowo sebanyak 54 rumah warga mengalami kerusakan.
Namun secara keseluruhan, tingkat kerusakan rumah warga masuk klasifikasi rusak ringan dan sedang, dan tidak ditemukan rumah roboh. Kebanyakan kerusakan yang diakibatkan angin ribut itu yakni hilangnya genteng dan atap rumah yang diterbangkan angin. Selain rumah rusak, bencana itu juga mengakibatkan sejumlah pohon besar tumbang.
“Tidak ada korban jiwa, namun 315 rumah rusa ringan hingga sedang,” ungkap Camat Andong, M Syawaludin, Senin (4/1).
Informasi yang diperoleh Joglosemar menyebutkan, bencana alam itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB hingga 19.00 WIB. Menurut Edi Purwanto, warga Magersari yang juga Sekdes Mojo, kejadian diawali dengan turunnya hujan es. Butiran-butiran es tersebut mengagetkan warga. Belum reda kekagetan itu, disusul angin kencang yang berputar-putar lalu turun hujan deras.
“Tiba-tiba setelah hujan es ada angin kencang yang berputar-putar sekitar dua menit,” terang Edi.
Meskipun hanya sekitar dua menit, namun bencana di awal tahun 2010 itu menyebabkan banyak atap rumah yang diterbangkan angin. Termasuk rumah Edi, yang seng atap rumahnya kabur 200 meter saat kejadian.
Kontan kejadian itu membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Beruntung tidak ada rumah warga yang roboh sehingga tidak jatuh korban jiwa. Setelah kejadian, warga langsung melakukan pembersihan dan perbaikan rumah masing-masing. (ono)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







