Gagal tayangnya film Hantu Puncak Datang Bulan, membawa dampak bagi pemeran utama film tersebut yakni Andi Soraya (33). Akibatnya, honor Andi belum dilunasi pihak rumah produksi yang memproduksi film horor tersebut.
Artis yang kerap diberitakan berseteru dengan artis lain ini tak mau terima begitu saja. Dirinya mengaku tetap akan meminta haknya kepada pihak rumah produksi. Dia ingin rumah produksi itu membayar sisa honornya. “Yang lain sudah beres, cuma aku saja yang belum. Saya nggak tahu kenapa. Mungkin karena nominal saya beda sama yang lain. Tetapi, harusnya tetap dibayar. Honor saya kurang 50 persen,” kata Andi Soraya, seperti dikutip dari vivanews.com, Senin (8/3).
Janda dua anak ini mengaku dirinya sudah menghubungi pihak rumah produksi yang bersangkutan. Tetapi, hingga saat ini belum ada tanggapan dari rumah produksi tersebut.
“Saya coba bertanya pada mereka. Tapi nggak ada tanggapan. Saya sih nggak peduli filmnya mau diganti judul atau nggak, yang penting honor saya dilunasi,” ucap artis yang juga berperan dalam film Anda Puas Saya Loyo dan Hantu Aborsi ini.
Bahkan dia terpikir untuk menuntut 30 kali lipat agar tak mengalami nasib yang sama. “Dalam draf perjanjian kan kalau salah satu pihak yang melanggar harus bayar 10 kali lipat. Mungkin lain kali saya minta 30 kali lipat kali ya untuk antisipasi,” kata Andi. “Saya malu nagih-nagih, kayak apaan saja. Saya tunggu dulu bagaimana tanggapan mereka. Bila tak ada tanggapan saya akan menempuh jalur hukum,” ucapnya.
Sayangnya, Andi enggan membeberkan sisa honor yang belum dibayarkan tersebut. Dia juga tak mau membocorkan berapa jumlah honornya saat membintangi film tersebut.
“Pokoknya lumayan besar deh. Pokoknya kamu bisa beli dua tas Louis Vuitton,” tandasnya. (ida)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







