Senin, 06/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Amankan Uang Anda

Jumat, 22/01/2010 11:00 WIB - Titik Setyaningsih

Kasus yang mencuat dan meresahkan masyarakat adalah pembobolan ATM. Hal itu kembali marak terjadi dan menimpa nasabah BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Permata dan BII. Meski pihak bank berniat baik untuk mengganti uang yang hilang, sering kali masyarakat merasa shock kehilangan uang begitu saja tanpa melakukan transaksi penarikan. Sementara jika ingin diganti oleh pihak bank, hal ini memerlukan proses yang lumayan lama untuk memastikan apakah benar pembobolan itu terjadi.
Penipuan dengan menggunakan teknologi informasi merupakan tindakan ilegal yang membutuhkan pengetahuan teknologi informasi itu sendiri. Sebenarnya, hal ini telah berlangsung lama dan kasusnya mencuat ke permukaan untuk kemudian mereda kembali karena keamanan sistem ditingkatkan. Sayangnya, keamanan sistem teknologi informasi selalu diikuti pembobolan sistem dengan cara yang lebih canggih.
Pencurian uang ATM memerlukan teknologi yang memungkinkan duplikasi data nasabah. Pelaku memasang alat duplikasi itu di mulut ATM sebelum ATM masuk ke mesinnya sendiri. Melalui alat itu, data nasabah yang tersimpan dalam magnet tersalin dengan sendirinya. Data inilah yang digunakan untuk membuat kartu ATM duplikat untuk melakukan transaksi penarikan uang berikutnya. Tentunya kita bertanya, dari mana PIN masuk bisa didapatkan? Sederhana saja, PIN diperoleh dengan memasang spy camera yang dipasang untuk mengetahui urutan nomor PIN yang telah kita lakukan. Dengan begitu mudah saja transaksi penarikan dilakukan berkali-kali, hingga saldo terkuras habis.
Penipuan dengan teknologi informasi bermacam-macam meliputi pencurian, penggunaan akses, modifikasi, penyalinan dan perusakan perangkat lunak atau data secara tidak sah, pencurian uang dengan mengubah catatan pada perangkat lunak (software), penggunaan atau konspirasi untuk menggunakan sumber daya teknologi informasi untuk melakukan tindak pidana, dan keinginan untuk secara ilegal mendapatkan informasi atau properti berwujud melalui penggunaan teknologi informasi.
Pembobolan ATM hanyalah salah satu dari penipuan dengan teknologi informasi. Banyak penipuan lain yang tidak dilaporkan, karena ketakutan perusahaan bahwa publikasi negatif akan menghasilkan penipuan serupa dan hilangnya kepercayaan dari pelanggan.
Internet Banking
Pembobolan ATM lebih sering dipicu dengan kemajuan teknologi informasi terutama internet banking. Internet banking sering juga dikenal dengan sebutan Electronic Banking, Cyberbanking, Virtual Banking, Home Banking, dan Online Banking. Internet banking adalah aktivitas perbankan yang dilakukan dari rumah, kantor, atau tempat-tempat lain dengan memanfaatkan internet. Internet banking memberikan keuntungan kepada nasabah bank, karena nasabah tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi perbankan.
Hal ini akan menghemat waktu dan biaya perjalanan bagi nasabah. Keuntungan yang lain, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan kapan saja dan dari mana saja (asalkan tersedia internet).
Sedangkan bagi pihak bank, internet banking memungkinkan bank untuk mengurangi biaya operasional. Internet banking akan mengurangi nasabah yang datang ke bank, sehingga bank dapat menggunakan kantor yang lebih kecil dan pegawai yang lebih sedikit. Kedua hal itu menyebabkan bank dapat mengurangi biaya sewa tempat dan gaji karyawan.
Transaksi yang dapat dilakukan melalui internet banking adalah transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan-tagihan, informasi rekening, dan transaksi-transaksi yang lain.
Di Indonesia, bank-bank vmg telah menyediakan jasa internet banking antara lain BCA, Bank Mandiri, Lippo Bank, BII dan lain-lain.
Untuk masuk ke internet banking, maka kita akan diminta memasukkan password. Dan password inilah yang diacak oleh pelaku penipuan untuk mengubah data sebelum, selama atau setelah dimasukkan ke sistem dengan tujuan menghapus, mengubah, atau menambah sistem data utama atau sekadar melakukan penyalinan data.
Antisipasi
Harus kita sadari bahwa sebagian jaringan keamanan sistem, terutama di Indonesia masih sangat rendah untuk melindungi nasabah atau pelanggan dari penipuan baik pembobolan ATM, penipuan credit card, dan penipuan lain yang mungkin dengan teknologi informasi.
Langkah antisipasi yang dilakukan justru dari diri sendiri selaku nasabah atau pelanggan dengan cara pertama, secara kontinu melakukan pengubahan password.
Kedua, menutup papan dengan tangan ketika mengetikkan PIN pada saat berhadapan dengan mesin ATM yang tersedia. Hal ini untuk menghindari spy camera yang akan melihat urutan angka yang dipilih. Spy camera berbentuk sedemikian kecil dan ditempatkan di sekitar mesin ATM itu.
Ketiga, jangan menaruh telur dalam satu keranjang merupakan nasihat bijak untuk tidak memusatkan uang hanya pada satu rekening saja. Lakukan pemecahan rekening ke rekening lain yang jika mungkin hanya bisa diambil dengan cara manual. Terakhir, laporkan kepada pihak yang berwenang bila terjadi penipuan.
Sementara untuk pihak bank atau perusahaan, merupakan pekerjaan rumah yang berat untuk memastikan keamanan sistem. Salah satu cara untuk meningkatkan kemungkinan pendeteksian penipuan adalah dengan teratur melakukan audit eksternal dan internal, serta audit khusus keamanan jaringan secara periodik.
Penggunaan software pendeteksi penipuan juga perlu dilakukan, karena para pelaku penipuan cenderung mengikuti pola tertentu dan meninggalkan beberapa petunjuk seperti hal-hal yang tidak masuk akal. Contoh, program yang meniru kerja otak dan memiliki kemampuan untuk belajar telah lama dikembangkan dan cukup akurat untuk mendeteksi penipuan yang mencurigakan.
Tidak peduli sekeras apapun usaha atau bank mencoba mencegah penipuan, tetap ada kesempatan terjadi penipuan atau pembobolan. Oleh sebab itu strategi yang penting adalah mencari cara untuk meminimalkan potensi kerugian akibat penipuan dengan mempertahankan jaminan asuransi yang memadai, menjaga salinan cadangan dari seluruh program dan file data tetap dalam lokasi aman di luar kantor. 
 
Oleh Titik Setyaningsih
Penulis adalah dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Sebelas Maret Surakarta
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :