Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Ajang Mencetak Pengusaha Sukses

Kamis, 18/03/2010 09:00 WIB - Rani Setianingrum

Kebanyakan orang beranggapan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah sebuah pekerjaan yang keren dan bergengsi. Ini tak mengherankan setiap tahunnya dibuka penjaringan CPNS. Kemudian, orang berbondong-bondong mendaftarkan diri. Tidak sedikit pula yang menghalalkan segala cara yakni dengan menggunakan pelicin yang jumlahnya juga tak sedikit.
Tampaknya fenomena ini hanya melanda sebagian masyarakat saja karena sebagian lagi menganggap menjadi PNS membuat kreativitas seseorang menjadi terbelenggu. Ternyata di Kota Solo ada komunitas yang memang khusus mencetak para pengusaha.
Komunitas tersebut yalni Enterpreneur University (EU). Komunitas ini berdiri sejak tahun 2000, silam, di Yogyakarta dan kemudian berkembang di berbagai kota di Indonesia, salah satunya di Solo. “Pendiri dari EU adalah Purdi E Chandra yang juga pemilik lembaga Bimbingan Belajar Primagama Group,” ungkap Fauzi Bayu, salah satu alumni EU kepada Joglosemar, Rabu, (17/3).
Walaupun namanya Enterpreneur University, namun bukan berarti komunitas ini berbentuk universitas. “Kami memakai istilah universitas agar komunitas ini lebih dapat diterima oleh masyarakat luas. Selain untuk menghindari trauma masyarakat dengan Multi Level Marketing (MLM),” lanjut pria yang dulunya sebagai petani.
Tujuan dan prinsip didirikannya EU adalah untuk menghasilkan sebanyak mungkin pengusaha. Selain juga ingin memberikan kontribusi dalam menciptakan iklim usaha di negeri ini. Umumnya orang yang bergabung dengan komunitas EU ini adalah orang-orang yang ingin memiliki usaha, mengembangkan usaha dan menambah usaha.
Komunitas satu ini mengajarkan kepada anggota mengenai bagaimana cara menjadi seorang pengusaha yang sukses di berbagai bidang. “Di sini, kami memberikan pengajaran bagi para anggota baru yang ingin bergabung dengan memberikan seminar sehari. Kemudian dilanjutkan dengan pendalaman materi yang akan berlangsung selama 2,5 bulan dan dibagi menjadi 10 kali pertemuan,” ungkap pengusaha yang saat ini memiliki beberapa usaha ini.
Nantinya diharapkan para anggota yang telah bergabung tersebut dapat mendirikan sebuah usaha sebagai bentuk aplikasi dari pelajaran yang telah diberikan. “Kami di sini mengajarkan kepada para anggota bila ingin mendirikan usaha itu dapat dilakukan tanpa modal. Kemudian pengalaman dan bakat karena kami di sini akan memberikan mereka modal yang berbentuk pelatihan dan sharing ilmu dengan para pengusaha yang sudah sukses”, papar Fauzi Bayu. (Rani Setianingrum)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :