Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

Abdi Dalem dan Fakir Miskin Meneguk Berkah Lebaran

Rabu, 08/09/2010 09:00 WIB - Murniati/Anita Widyaning Putri

Ratusan abdi dalem berkumpul di salah satu sudut Keraton Surakarta. Jumlah mereka cukup banyak, sekitar 600 orang. Di depan mereka, terlihat PB XIII Hangabehi, keluarga dan sentana menyiapkan ratusan bungkus paket Sembako untuk diberikan kepada abdi dalem yang setia mengabdi di Keraton Surakarta.
Kemudian satu per satu abdi dalem maju dan menerima bingkisan. Salah satunya adalah Rekso Wiyono. Raut mukanya terlihat berbinar. Di tangan kanannya tertenteng plastik putih berisi beras, mi instan, serta sirup orange. 
Meski terlihat agak ribet lantaran membawa caping, dirinya mengaku cukup senang dengan bingkisan yang diterimanya. “Rumah saya sekitar Bandara Adisoemarmo, Boyolali. Saya ke sini mengendarai sepeda onthel. Untuk mengurangi panas saya membawa caping. Alhamdulillah, saya mendapatkan berkah lewat Sinuwun (PB XIII Hangabehi, red),” ungkap Rekso Wiyono usai menerima zakat dari Sang Raja.
Hal tersebut juga dialami oleh penabuh gender tunanetra Keraton Surakarta, Sukarno. Usai menerima zakat dari raja, dirinya duduk sambil membawa Sembako yang dimasukkan dalam karung goni. Lantaran bawaannya lumayan berat, maka dirinya menunggu anggota keluarga untuk menjemputnya.
Sementara itu, Pengageng Museum dan Pariwisata Keraton Surakarta, KGPH Puger menjelaskan, bila acara tersebut rutin digelar setiap tahun. “Ini kami gelar mendekati hari Lebaran. Sinuwun tak hanya memberi zakat secara pribadi, tetapi nantinya akan mengeluarkan zakat yang mengatasnamakan Keraton Surakarta,” ujarnya.
Terpisah, Wakil Pengageng Sasana Wilopo, KP Winarno Kusumo mengatakan, ada sekitar 600 abdi dalem yang mendapatkan paket Sembako dan uang yang dibagikan sebagai zakat. Rencananya, Keraton akan mengeluarkan zakat yang disalurkan ke Masjid Agung. ”Jumlahnya sekitar 200 paket. Untuk pembagiannya, kami serahkan ke takmir Masjid Agung. Semuanya kami keluarkan pada Rabu (8/9), setelah salat Isya,” tandasnya.
Paket Zakat
Pembagian zakat juga dilakukan di halaman Balaikota Solo. Sebanyak 4.670 paket beras zakat dibagikan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kepada para penerima zakat. Panitia zakat Pemkot telah berhasil menghimpun uang zakat sebesar Rp 84,061 juta atau 11.675 kilogram beras.
Kepala Sub Bagian Agama, Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Wahyono, menyatakan pengumpulan zakat dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah dilakukan mulai 1 Agustus lalu. “Hari ini kita telah membagikan 4.670 paket zakat yang berisi beras 2,5 kilogram,” ujarnya ditemui wartawan di sela-sela pembagian zakat, Selasa (7/9).
Wahyono menyebutkan, untuk para penyandang cacat, Pemkot telah mendistribusikan 199 paket atau seberat 497,5 kilogram beras. Sedangkan 330 paket atau seberat 825 kilogram beras diserahkan pada sejumlah paguyuban becak.
Untuk takmir masjid atau pondok pesantren menerima 314 paket atau 785 kilogram beras. Tenaga harian lepas instansi dinas atau satuan kerja perangkat daerah  dan fakir miskin atau warga tidak mampu ikut menikmati paket itu. (Murniati/Anita Widyaning Putri)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :