Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

9 Asrama Mahasiswa Siap Jadi Anjungan Daerah

Selasa, 27/10/2009 21:38 WIB - qds

JOGJA (Joglosemar): Pemkot Yogyakarta akan meresmikan sembilan anjungan daerah pada peringatan Sumpah Pemuda ke-81 pada Rabu (28/10) mendatang. Kesembilan anjungan tersebut akan mewakili 33 provinsi dan berada di asrama mahasiswa.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Yogyakarta, Suryanto, Senin (26/10) menjelaskan kesembilan anjungan tersebut, yakni dari daerah Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Riau, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bangka.  
“Dari 33 asrama mahasiswa yang ada di Kota Yogyakarta, sembilan di antaranya sudah siap memiliki fungsi tambahan sebagai anjungan daerah untuk memperkenalkan budaya daerah asal para mahasiswa itu kepada warga Kota Yogyakarta,” kata Suryanto.
Menurut dia, peluncuran asrama mahasiswa menjadi anjungan daerah itu bertujuan menambah fungsi asrama daerah sebagai etalase potensi ekonomi, sosial budaya dari masing-masing daerah asal mahasiswa penghuni asrama.
“Selain itu, dengan adanya anjungan daerah diharapkan masyarakat luas dapat turut melihat secara langsung potensi yang ada di daerah tertentu, sehingga eksklusivitas dari asrama daerah dapat diminimalkan,” katanya.
Pembukaan anjungan daerah yang sudah dirintis Pemkot Yogyakarta bersama pemerintah daerah yang bersangkutan sejak 2008 itu, kata Suryanto diharapkan dapat dimanfaatkan siswa SD dan SMP untuk menambah pengetahuan tentang budaya dari suatu daerah.
Selain membuka diri kepada masyarakat, pembukaan anjungan daerah di masing-masing asrama juga diharapkan mampu meningkatkan interaksi antara pelajar dan mahasiswa luar daerah yang ada di Kota Yogyakarta.
Acara peresmian sembilan asrama mahasiswa menjadi anjungan daerah itu akan dimulai dengan pawai alegoris yang dimulai dari Jalan Ipda Tut Harsono dan berakhir di Taman Pintar.
Pawai tersebut akan diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Yogyakarta, pelajar dan mahasiswa daerah, serta parade andong yang dihiasi kain batik. Selain acara yang sifatnya seremonial, beberapa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemandirian pemuda adalah dengan pemilihan pemuda pelopor. (qds)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :