Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

82 Honorer Tak Lolos CPNS

Sabtu, 04/09/2010 09:00 WIB - son

WONOGIRI—Dari 103 orang tenaga honorer kategori I,  ternyata hanya 21 orang yang dinyatakan bisa menjadi CPNS. 82 orang lainnya dinyatakan tidak lolos karena SK-nya dinilai  tidak valid.
Meski demikian, 82 tenaga honorer tersebut masih memiliki kesempatan menjadi CPNS dengan cara mengikuti tes CPNS yang khusus ditujukan bagi mereka yang diadakan oleh Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara.
Kepala BKD Wonogiri, Rumanti Permanandiyah,  Jumat (3/9)  kemarin menjelaskan soal yang dikerjakan langsung dari Kementrian. “Jenis tes memang tes CPNS tapi soal dan tata cara dari Kementerian. Kalau waktu ujian kemungkinan setelah CPNS Umum yang biasanya Oktober baru tes,” terangnya.
Sementara itu bagi tenaga honorer kategori II, jumlahnya hingga kini masih dilakukan pendataan, yang diperkirakan baru akan selesai hingga akhir September mendatang. Namun kemungkinan jumlah tenaga honorer kategori II akan lebih banyak dibanding kategori I.
Sedangkan sebanyak 183 guru TK honorer baik negeri maupun swasta tetap diperjuangkan oleh Bupati agar bisa terdata. Mereka khawatir tidak akan bisa terdata lantaran surat edaran Menpan tahun 2005 menyatakan pendataan hanya bagi guru honorer yang bekerja hingga akhir 2005 di TK Negeri. Padahal di Wonogiri baru ada satu TK Negeri dan TK-TK Negeri lainnya baru muncul tahun 2007.
“Semua akan diperjuangkan Bupati. Tidak hanya guru TK ini, tapi juga semua tenaga honorer yang ada di lembaga pemerintahan lainnya. Semua akan didata dan dikirim ke BKD Provinsi lalu ke Menpan,” tambahnya. (son)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :