Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

60 Organisasi Masuk Daftar Hitam BBC Dicekal Iran

Rabu, 06/01/2010 11:00 WIB - ant/ida

TEHERAN—Pemerintah Iran melarang warganya untuk bekerja sama dengan organisasi asing, termasuk media massa BBC dan VOA. Menurut Iran, kelompok atau organisasi asing tersebut berupaya mencampuri Pemerintah Iran.
Seperti dikutip dari situs stasiun televisi BBC dan dilansir vivanews.com, Selasa (5/1), sebanyak 60 organisasi asing masuk ke daftar hitam, termasuk kelompok hak asasi manusia (HAM), situs oposisi Iran, serta media dari Inggris dan Amerika Serikat (AS).
BBC, Voice of America (VOA), National Defense University AS, Soros Foundation, dan East Euro Democratic Centre (EUDC) merupakan beberapa organisasi yang dicekal.
Wakil Menteri Intelijen Iran yang mengurusi urusan luar mengatakan, bahwa 60 organisasi yang dicekal itu diduga terlibat dalam upaya pemerintah Barat untuk menggulingkan rezim Islam, sebagai bagian dari "perang lunak". Dia menegaskan adalah sebuah kejahatan bila warga Iran tetap berkomunikasi dengan mereka.
"Segala jenis hubungan yang dilakukan baik oleh individual atau badan hukum dengan organisasi-organisasi yang terlibat dalam `perang lunak` itu adalah melanggar hukum dan dilarang," demikian menurut media pemerintah mengutip pernyataan wakil menteri pada Senin (4/1), tanpa memberikan namanya.
Organisasi-organisasi yang dilarang itu juga termasuk media yang didanai pemerintah Amerika Serikat yaitu Voice of America dan Radio Farda serta saluran satelit pro-kerajaan bermarkas di AS, radio publik Israel dan kelompok pelanggar hukum Mujahedeen.
Waspada
Wakil menteri itu juga menyeru publik untuk menghindari hubungan tidak rutin dengan kedutaan besar atau warga negara asing atau hal-hal yang terkait dengan organisasi-organisasi itu.
"Warga negara harus selalu waspada terhadap jebakan dari musuh dan bekerja sama dengan kementrian intelijen dalam melindungi negara dan menetralkan rencana-rencana orang asing dan para konspirator," katanya.
Organisasi-organisasi lain yang dicekal termasuk Institusi Brookings, dan Philanthropis AS Institut Masyarakat Terbuka George Soros.
Pada Senin, Menteri Intelijen Heydar Moslehi mengatakan bahwa Iran telah menahan sejumlah warga negara asing dalam unjuk rasa antipemerintah dalam ritual muslim Syiah Asyura bulan lalu yang mengakibatkan sedikitnya delapan orang tewas. "Mereka telah memasuki Iran hanya dalam dua hari sebelum Asyura. Kamera dan peralatan mereka telah disita," tambahnya, tanpa secara khusus menjelaskan berapa jumlah yang ditahan dan kewarganegaraannya.
Warga negara Iran keturunan Amerika Kian Tajbakh, seorang konsultan independen bagi Institut Masyarakat Terbuka Soros, ditahan kembali setelah pemilihan umum dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. (ant/ida)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :