Senin, 13/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

48 Desa di Karanganyar Dinyatakan Endemis Demam Berdarah

Selasa, 09/03/2010 09:00 WIB - tam

KARANGANYAR—Sebanyak 48 desa di Karanganyar ditetapkan endemis penyakit Demam Berdarah (DB). Sementara untuk tahun 2010, sampai awal bulan Maret ini sudah terjadi 82 kasus DB yang terjadi di seluruh wilayah Karanganyar.
Oleh sebab itu, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mengimbau kepada warga masyarakat Karanganyar agar tetap mewaspadai penyebaran penyakit DB pada kondisi iklim saat ini.
“Bulan Maret setiap tahun memang menjadi titik puncak dari penyakit Demam Berdarah, karena pada bulan ini cuaca yang tidak menentu dari panas tiba-tiba hujan dan sebaliknya,” terang Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Fatkul Munir kepada Joglosemar, Senin (8/3).
Sebab, menurutnya, kondisi cuaca seperti itu sangat mendukung sekali perkembangan vektor penyakit DB, nyamuk Aedes Aegypti.
Kewaspadaan ekstra atas perkembangan kasus penyakit DB ini, menurut dia, juga harus menjadi prioritas di Karanganyar.
Dari 48 desa yang dinyatakan endemis itu, kebanyakan berada di tujuh wilayah kecamatan di Karanganyar yang mendapatkan pengawasan penuh Dinkes Karanganyar untuk penyebaran penyakit DB ini.
“Kecamatan Karanganyar, Gondangrejo, Kebakramat, Colomadu, Tasikmadu, dan Jaten menjadi wilayah kecamatan yang rawan penyakit DB ini, memang dominan penyakit ini berkembang di wilayah yang padat penduduk seperti di tujuh kecamatan tersebut,” terangnya.
Peningkatan Kasus
Bahkan katanya untuk wilayah Kecamatan Karanganyar saat ini sudah mulai terlihat peningkatan jumlah kasus dibanding wilayah Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo yang sama-sama sebagai wilayah potensial penyebaran penyakit DB.
Hal ini dibuktikan dari 82 kasus DB di Karanganyar pada 2010 ini, sebanyak 25 kasus atau jumlah kasus tertinggi terjadi di wilayah Kecamatan Karanganyar.  
Untuk mencegah dan meminimalkan penyebaran penyakit DB ini. Dinkes Karanganyar mengimbau warga masyarakat agar menggiatkan usaha 3M yakni menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan. (tam)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :