KARANGANYAR (Joglosemar): Para jemaah haji dari Karanganyar rencananya akan menempati maktab atau pondokan yang lokasinya hanya tiga kilometer dari Masjidil Haram. Dengan kemudahan tempat ini, para jemaah diharapkan bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tidak mengalami banyak kendala.
Para jemaah ini, Selasa (27/10) kemarin dilepas langsung oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani menuju asrama haji Donohudan, Boyolali. Sebanyak delapan bus digunakan untuk mengangkut 426 jemaah asal Bumi Intanpari tersebut.
Kepala Departemen Agama (Depag) Karanganyar, Juhdi Amin mengatakan, jarak pondokan yang dekat dengan lokasi Masjidil Haram diharapkan bisa memudahkan para calon haji dalam menjalankan aktivitas ibadah selama di tanah suci.
Para calon haji (Calhaj) diharapkan tidak mudah capai, sehingga senantiasa sehat selama berada di Mekah. Jemaah haji Karanganyar sendiri tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 16 dan 18.
Mereka akan diterbangkan menuju tanah suci pada Rabu (28/10) hari ini dari Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. Juhdi menjelaskan, dari 426 oang calon jemaah yang dijadwalkan berangkat, lima orang di antaranya dialihkan ke Solo dan dua lainnya mengundurkan diri karena sedang hamil.
“Dua yang hamil ini mengundurkan diri karena akan melahirkan,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengingatkan para jemaah untuk melaksanakan ibadah dengan niat yang ikhlas dan tulus. “Laksanakan ibadah dengan ikhlas semata-mata karena Allah. Semoga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Rina juga berpesan agar para jemaah bisa menjaga nama baik daerah dengan bersikap baik, santun dan bisa membaur bersama jemaah dari berbagai belahan dunia. “Saya berharap, semua bisa kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat. Menjadi haji yang baik dan bisa memberi suri teladan bagi masyarakat,” pungkasnya. (end)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







