BOYOLALI—Empat orang CPNS dipastikan mangkir dalam registrasi dan pemberkasan CPNS, Senin (4/1). Sementara itu, satu CPNS dipastikan mengundurkan diri, karena diterima di daerah lain.
Kasubbid Formasi dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Boyolali, Sarwanto mengatakan, total CPNS yang tidak hadir ada empat orang. Hanya saja, satu orang CPNS sudah mengajukan pengunduran diri sebelumnya.
”Satu orang sudah pasti mengundurkan diri karena diterima di tempat lain,” terang Sarwanto usai registrasi dan pemberkasan yang digelar di pendapa Kabupaten.
Satu orang tersebut dipastikan kena denda Rp 10 juta atas pengunduran dirinya. Menurut Sarwanto, yang bersangkutan sudah bersedia membayar denda tersebut. Sedangkan untuk ketiga CPNS yang mangkir hari ini, menurut dia belum ada keterangan jelas mengenai ketidakhadiran mereka. Menurutnya, pihaknya akan melakukan konfirmasi lebih lanjut atas kemangkiran itu.
”Yang satu sudah menyatakan siap membayar denda, sedangkan yang tiga orang kami belum mengetahui alasan mangkir, tapi akan kami konfirmasi kepada yang bersangkutan,” papar dia.
Sesuai Jadwal
Sementara itu, dalam acara registrasi dan pemberkasan itu, disampaikan mengenai pengarahan teknis serta berkas syarat-syarat yang harus dipenuhi para CPNS saat pemberkasan yang dimulai tanggal 11 Januari mendatang. Sesuai dengan jadwal, pemberkasan akan dilakukan mulai Senin (11/1) hingga Rabu (13/1). Pemberkasan dilakukan sesuai dengan formasi CPNS, yakni formasi guru, kesehatan, dan tenaga teknis.
Sebelumnya, tiga orang peserta seleksi CPNS Boyolali diketahui sudah mengundurkan diri sebelum pengumuman CPNS. Kepala BKD Boyolali, Agus Partono mengatakan, karena pengunduran diri tersebut dilakukan sebelum pengumuman hasil CPNS, maka ketiganya tidak dikenai denda.
”Ketiganya mengundurkan diri karena diterima di departemen pusat, karena pengunduran diri mereka sebelum pengumuman sehingga tidak kena penalti,” imbuh Agus. (ono)
| berbagi di Facebook : Share |
|
| berbagi di Twitter : Tweet |
berbagi di Google + : |







