Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

3 Teroris Aceh Dilumpuhkan

Kamis, 25/03/2010 09:00 WIB - dtc/sus

JAKARTA—Perburuan terhadap teroris jaringan Aceh, terus dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri. Kini, Densus 88 kembali berhasil melumpuhkan tiga teroris jaringan Aceh. Untuk itu, hingga sekarang telah menangkap 43 tersangka.
“Dari hasil penangkapan pada tanggal 19 hingga 20 Maret, ditangkap tiga tersangka,” kata Wakil Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Sulistyo Ishak seperti dikutip vivanews.com, Rabu (24/3).
Dia mengatakan tiga tersangka itu ditangkap di tempat yang berbeda. Salah satunya dibekuk di Jakarta. Tiga tersangka yakni Aman Abdurrahman ditangkap di Sumedang, Abu Musa ditangkap di Jakarta, dan Kuncoro ditangkap di Pondok Ungu, Bekasi.
“50 teroris ditangkap dari 74 DPO terkait Jemaah Islamiyah dan kelompok radikal bersenjata di Aceh, tujuh di antaranya tertembak mati,” jelasnya.
Selain memburu kelompok teroris di pelosok Indonesia, Polri juga bekerja sama dengan Polisi Filipina. Kerja sama ini dilakukan terkait adanya jaringan Mindanao yang diduga keluar masuk wilayah Indonesia dan terkait jaringan Aceh. “Mabes Polri juga melakukan kerja sama dengan Kepolisian Filipina terkait locus delicti. Untuk penangkapan di sana, diserahkan ke Kepolisian Filipina atau pihak militer Filipina,” tegasnya.
Adapun tujuh teroris yang tewas ditembak yakni Iwan Suka Abdulah, Marzuki, Dulmatin, Ridwan, Hasan Nur, Jaja dan Ardi. Selain itu, Polri kini masih mencari 31 DPO lainnya.
Dari Aceh, dilaporkan dua pria asal Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ditangkap petugas bersenjata lengkap. Keduanya dibekuk dari rumah yang terletak di Jalan Pendidikan I Gang Buntu Desa Sei Rotan, Kabupaten Deli Serdang, Medan, Rabu (24/3). Keduanya, Muhammad Jabal alias Jabar alias Ilham (24) dan Ijal.
Warga sempat mendengar suara letusan senjata api sebanyak tiga kali dari lokasi penggerebekan yang merupakan rumah orangtua dari istri Jabal, Dian Putri (17).
Terkait Teroris
Dian mengaku Jabal dan Ijal baru tiga hari berada di rumah itu, setelah kembali dari Lhokseumawe, NAD. Sejumlah pria yang mengaku dari kepolisian menggerebek rumahnya. Penggerebekan juga dilakukan di rumah kakak Dian, bernama Siti Hari. Rumah itu tepat di belakang rumah tersebut Dian. Petugas menyita uang tunai senilai Rp 2 juta yang disimpan di bawah kasur.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar seperti dikutip vivanews.com membenarkan penggerebekan itu. “Mungkin yang digerebek ini ada kaitannya dengan teroris. Karena kalau penggerebekan teroris tidak perlu koordinasi dengan polisi setempat dan itu operasi tertutup,” kata Baharuddin. (dtc/sus)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :