Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

Per 3 Juli 2011, Harga Pertamax Naik

Kamis, 30/06/2011 22:01 WIB - Yasser Arafat

SOLO—Menyusul naiknya harga minyak mentah dunia, terhitung sejak 3 Juli 2011 mendatang, harga Bahan Bakar Khusus (BBK) juga mengalami kenaikan.
Harga minyak mentah dunia terus merangkak naik. Agar tidak merugi, Pertamina memutuskan untuk menyesuaikan harga.
Berdasar harga yang dirilis Pertamina, harga jual BBK pada 3 Juli 2011 mendatang mengalami kenaikan dibanding harga jual BBK pada tanggal 17 Juni 2011 yang lalu. “Harga Pertamax Plus yang tadinya Rp 9.100 kini menjadi Rp 9.200. Pertamax juga naik Rp 100 dari Rp 8.700 menjadi Rp 8.800,” kata Pengawas SPBU Lor Beteng, Danang Romi Wijaya, kepada Joglosemar, Kamis (30/6).
Selain itu, imbuh Danang, Pertamina Dex curah sekarang harganya Rp 9.400, sebelumnya Rp 9.250. Pertamina Dex kemasan dan refil 10 liter naik Rp 2.000, tadinya Rp 123.500 menjadi Rp 125.500.
“Namun di SPBU Lor Beteng hanya menjual Pertamax saja. Itupun susah lakunya lantaran masyarakat masih banyak yang memilih untuk mengonsumsi bahan bakar Premium,” ujarnya.
Saat ditanya imbas kepada masyarakat terkait kenaikan harga Pertamax ini, Danang mengaku belum mengetahui pasti. Namun, bisa jadi, kenaikan harga tidak lantas mendorong konsumen Pertamax berpindah ke Premium yang jauh lebih murah.
“Kenaikan harga yang hanya Rp 100 saja tidak akan mempengaruhi tingkat konsumsi Pertamax. Namun jika harga Pertamax sampai menyentuh angka Rp 9.000, kemungkinan besar akan terjadi banyak perubahan dari segi konsumsi Pertamax tiap harinya, yang selama ini tiap harinya sebanyak 300 liter,” tegasnya. 

Yasser Arafat

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :