Sabtu, 11/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

24.000 Warga Terancam Kekeringan

Kamis, 12/08/2010 09:00 WIB - lim

KLATEN—Sebanyak 24.000 penduduk yang menempati 10 desa di Kecamatan Kemalang mulai resah dengan datangnya mulai kemarau. Pasalnya, pada musim itu persediaan air mulai mengering dan dikhawatirkan tidak cukup untuk konsumsi masyarakat dan ternak.
    Camat Kemalang, Suradi kepada wartawan, Rabu (11/8) mengatakan, jika kekeringan sudah mencapai puncaknya, maka pemerintah setempat harus melakukan dropping air untuk mengisi tempat penampungan di desa-desa itu.
    ”Ada 10 desa yang setiap tahunnya rawan kekeringan. Dropping air sudah menjadi agenda rutin setiap kami memintanya,” ujar dia.
    Ia memaparkan, ada sekitar 24.000 jiwa yang mendiami 10 desa di kecamatan itu. Ia khawatir, musim kemarau akan membuat ketersediaan air di wilayah di lereng Gunung Merapi tersebut menyusut.
Pipanisasi
    Terpisah, Kades Tlogowatu, Kecamatan Kemalang Sri Raharjo mengatakan, warga di 10  RW di desanya kerap terbebani dengan kemarau. Pasalnya, warga harus membeli air yang harganya tergolong mahal.
    ”Untuk satu tangki antara Rp 50.000-Rp 100.000. Harganya berbeda tergantung letak pemintanya,” ujar dia.
    Sri Raharjo bahkan merinci untuk setiap  tangki air akan habis dalam 10 hari bila hanya digunakan untuk konsumsi satu KK. Namun bila dengan makan-minum ternak, air satu tangki dipastikan ludes kurang dari sepekan.
    Kabag Kesra Setda Klaten, Suwardi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan meminta dropping air menyusul disediakannya armada tangki dan ketersediaan anggarannya. Di Kemalang menurutnya sudah ada upaya penanggulangan kekeringan dengan pipanisasi.
    ”Di Desa Teglmulyo ada pipanisasi. Namun untuk menyedot air secara maksimal harus ada pompa diesel yang lebih kuat,” ujar dia di kantornya, Rabu (11/8).
    Namun untuk memastikan kondisi riil kekeringan yang terjadi, pihaknya kini masih memantaunya melalui informasi dari masyarakat. Pemkab, kata dia, siap kapan saja warga meminta dropping air itu. ”Ada tujuh buah truk tangki menunggu permintaan operasi,” pungkasnya. (lim)

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :