Jumat, 10/02/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : redaksi@harianjoglosemar.com
<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div> <div style="background-color: none transparent;"><a href="http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget" title="News Widget">News Widget</a></div>

2009, HP China Jadi Primadona

Rabu, 30/12/2009 11:00 WIB - Rachmadhani Fitriastuti

Tahun 2009 ini, pasar handphone (HP) Indonesia sangat diramaikan dengan kehadiran HP China. Seperti produk China lainnya yang lebih dulu mengusik keberadaan atau dominasi beberapa produk Jepang dan produk luar lainnya, pada kasus HP pun tidak ada bedanya. Kehadiran HP China mulai merebut dan menggeser penguasa lain yang sudah lebih dulu hadir. Bahkan tidak sedikit provider lokal yang mem-bundling HP-HP China.
Harga handphone (HP) China yang relatif murah dan dilengkapi dengan fitur lengkap membuatnya dilirik masyarkat. Banyaknya HP China yang menyediakan fitur internet dan televisi sangat mendongkrak penjualannya.
Demikian pulalah yang terjadi di Kota Solo. Menurut Pramono, pemilik Delta Cellular Shop di Plasa Singosaren, meskipun HP China sudah mulai menerobos pasar Solo sejak tahun 2007 lalu, namun booming-nya baru terjadi sejak pertengahan tahun. Tepatnya ketika HP Nexian (salah satu merek HP China) mulai dilempar ke pasaran pada bulan Juli lalu.
Kelebihan HP Nexian ini adalah harganya murah, berkisar antara Rp 900.000 sampai Rp 1 juta, namun sudah dilengkapi dengan fitur internet dan Facebook. Tidak hanya itu, HP Nexian pun memungkinkan kita untuk menggunakan dua nomor yang berbeda secara bersamaan baik itu GSM maupun CDMA.
“Semenjak Facebook jadi tren, rata-rata orang nyari HP yang bisa untuk Facebook-an sekalian tapi harganya murah. Apalagi Nexian ini juga bisa dipakai untuk nonton tv tanpa mengurangi pulsa telepon,” jelas Pramono kepada Joglosemar beberapa waktu lalu.
Mulai membanjirnya HP China di pasaran, diakui Pramono, turut mempengaruhi penjualan HP-HP merek lama. Dari rata-rata 10 unit HP yang terjual setiap hari, separuh di antaranya adalah HP-HP keluaran China.
“Tidak bisa dimungkiri keberadaan HP-HP China ini sedikit banyak mempengaruhi penjualan HP merek lama seperti Nokia dan Sony Ericsson, ya mungkin pengaruhnya sekitar 20 sampai 30 persen,” tutur Pramono.
Purnajual Rendah
Hal senada juga disampaikan Tri Susilowati, Asisten Manager Ilufa 168. Counter HP-nya yang ada di Solo Grand Mall (SGM), juga merasakan adanya lonjakan permintaan untuk HP-HP dari negeri tirai bambu ini. Menurutnya penjualan HP China, khususnya Nexian, menguasi lebih dari separuh penjualan HP secara keseluruhan.
“Mulai ngetren-nya HP China memang sejak ada Nexian. Sehari kita bisa jual sampai 15 unit padahal sebelum booming paling sehari cuma terjual lima,” tuturnya.
Sementara itu Ari Yoma, karyawan Metro Cell, menuturkan kelebihan utama dari HP-HP China adalah harganya yang masuk dalam segmen low end atau di bawah Rp 1 juta. Selain Nexian, merek-merek lain yang juga banyak dicari adalah Hi Tech, Star, dan Beyond. Keluaran China ini dijual mulai Rp 400.000 hingga Rp 1,5 jutaan. Untuk HP-HP dengan kisaran harga Rp 400.000 sampai Rp 500 ribu rata-rata sudah dilengkapi slot memory, mp3 dan kamera.
Namun demikian menurut Ari, tren HP China ini tidak akan bertahan lama. Kemungkinan tahun depan, HP China tidak lagi menyecap manisnya penjualan seperti tahun ini. Belum tersedianya service center maupun masih rendahnya harga purnajual, akan membuat HP China lambat laun ditinggal pembelinya.
“Kalau terjadi kerusakan memang masih repot untuk memperbaiki soalnya belum banyak service center-nya. Dan untuk harga purna jualnya juga biasanya jatuh. Ini yang membuat HP China masih kalah dengan HP-HP Eropa yang sudah lebih dulu hadir dan punya nama,” urainya.
Ari pun meyakini baik Nokia, Sony Ericsson, maupun HP Eropa lainnya tidak akan tinggal diam dengan “mewabahnya” HP China ini. “Tahun depan mereka pasti akan mengelurakan HP-HP baru dengan harga lebih terjangkau tapi fasilitasnya tidak kalah. Ini untuk menyaingi HP-HP China,” pungkasnya. (Rachmadhani Fitriastuti)

 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :