Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

15 Siswa Mangkir, 10 Dinyatakan Gugur

Rabu, 24/03/2010 09:00 WIB - yok

SRAGEN—Sebanyak 10 peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK tahun 2009/2010 dinyatakan gugur alias tidak lulus. Dari 10 peserta itu, sembilan siswa resmi mengundurkan diri dan satu siswa lainnya diketahui putus sekolah.
Sementara memasuki hari kedua UN Selasa (23/3), jumlah peserta yang tidak hadir bertambah dua orang sehingga total siswa yang tidak hadir sejak hari pertama menjadi 15 siswa. Dua siswa tambahan tersebut tidak ikut ujian karena alasan sakit.
Ketua Panitia UN SMA/SMK Kabupaten Sragen Turdiyanto mengatakan, 10 siswa yang dinyatakan gugur tersebut sembilan di antaranya adalah siswa SMA dan satu orang siswa SMK.
”Sesuai ketentuan, untuk siswa yang mengundurkan diri atau putus sekolah secara otomatis tidak akan ikut UN sehingga dengan sendirinya dinyatakan tidak lulus,” paparnya kepada Joglosemar Selasa (23/3).
Sementara, lima siswa yang tidak hadir pada hari kedua kemarin, masih mendapat kesempatan untuk mengikuti ujian susulan. Sebab ketidakhadiran mereka karena alasan insidental seperti sakit atau kecelakaan. Dengan adanya 10 siswa yang gugur, jumlah peserta UN SMA/SMK tahun ini menyusut menjadi 10.013 dari semula 10.023.
”Sama seperti hari pertama, pelaksanaan ujian hari kedua juga lancar dan tidak ada temuan maupun laporan adanya pelanggaran,” lanjutnya.
Kendati proses UN terbilang lancar, hal itu tak mengurangi kegiatan pengamanan dari aparat kepolisian. Polres setempat tetap menerjunkan personel di masing-masing Polsek untuk mengawasi dan mengamankan jalannya UN di masing-masing sekolah.
Kapolres Sragen AKBP Jawari mengatakan selain mengamankan jalannya ujian, aparat juga diterjunkan untuk mengantisipasi praktik perjokian yang kerap muncul setiap  UN. Masing-masing sekolah akan diawasi oleh dua orang personel yang stand by setiap hari selama UN berlangsung.
”Pengamanan tetap. Seluruh Polsek tetap kami libatkan untuk mengontrol setiap sekolah yang menyelenggarakan ujian,” tandasnya. (yok)
 

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :