Jumat, 18/05/2012
PT JOGLOSEMAR PRIMA MEDIA | Jalan Setia Budi No. 89 Gilingan, Banjarsari, Surakarta | Telp. 0271-717141, 0271-720496 dan 0271-741926 | Fax. 0271-741696 | website : www.harianjoglosemar.com | email : harianjoglosemar@gmail.com

142 Gereja di Solo Dijaga Ketat

Jumat, 23/12/2011 06:00 WIB - Andi Wiratno

SOLO—Sebanyak 142 gereja yang tersebar di wilayah Kota Surakarta akan mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian. Hal ini terkait antisipasi dini akan adanya kemungkinan teror bom maupun gangguan keamanan menjelang Natal, Minggu (25/11). Polresta Surakarta akan menerjunkan 2.600 personel gabungan untuk melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Lilin Candi 2011 yang digelar jajaran Polresta. Seluruh personel telah dipersiapkan untuk menjaga pos-pos pengamanan, rute mobilitas warga masyarakat serta beberapa tempat ibadah lain yang disebar di berbagai sudut kota.
“Secara keseluruhan, kita akan mengamankan malam Natal dan Tahun Baru besok. Untuk itu, kita sudah menjalin kerja sama dengan berbagai kalangan masyarakat dan beberapa Ormas,” jelas Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Listyo Sigit Prabowo saat ditemui seusai upacara gelar pasukan di halaman Mapolresta Surakarta, Kamis (22/12) pagi kemarin.
Diciptakan Bersama
Untuk pola pengamanan, lanjut Sigit, polisi dibantu dengan jajaran Brimob yang akan menyisir dan mensterilisasi terhadap 142 gereja. Penyisiran ini akan dilakukan secara berkala dengan menurunkan tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak).
“Kita akan menghimpun informasi dari seluruh gereja. Jika ada yang laporan yang mencurigakan ataupun kekhawatiran akan kemungkinan adanya ancaman, maka polisi akan langsung bertindak. Yang jelas, tidak ada perhatian khusus untuk gereja tertentu,” jelasnya.
Sigit melanjutkan, untuk suksesnya pengamanan nanti, pihaknya mengharapkan adanya sinergi dan peran aktif dari semua elemen masyarakat. Menurutnya, keamanan malam Natal dan Tahun Baru nanti merupakan milik bersama dan harus diciptakan bersama pula.
“Dilihat dari tingkat kerawanan, Jawa Tengah masuk dalam prioritas pengamanan. Untuk Kota Solo, kita harap akhir tahun ini tidak terjadi lagi hal yang mengganggu keamanan,” tegasnya.

Andi Wiratno

berbagi di Facebook :
Share
berbagi di Twitter :
berbagi di Google + :